Studi: Olahraga Sebelum Sarapan Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 23 November 2019 | 11:30 WIB
Studi: Olahraga Sebelum Sarapan Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan
Ilustrasi olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Pernah merasa lapar berat setelah berolahraga? Wajar saja, sih, itu karena olahraga memang menguras banyak energi. Makanya, banyak orang memilih melakukan olahraga setelah sarapan, agar tubuh punya cadangan energi.

Tapi, mengutip Healthline, Sabtu (23/11/2019), penelitian justru menunjukkan bahwa olahraga sebelum sarapan lebih ampuh membakar lemak. Penelitian yang diterbitkan Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism ini dilakukan para ilmuwan kesehatan Universitas Bath dan Birmingham di Inggris, mempelajari belasan laki-laki dengan kelebihan berat badan atau obesitas di wilayah Bath di Inggris.

Mereka yang berolahraga sebelum sarapan membakar lemak dua kali lipat lebih banyak daripada mereka yang berolahraga setelah sarapan. Penyebabnya, kondisi perut yang kosong semalaman membuat tubuh memiliki kadar insulin yang rendah selama berolahraga.

Dalam prosesnya, para peserta bersepeda dengan intensitas sedang, setelah sebelumnya mereka berhenti makan sebelum jam 8 malam. Di pagi hari, mereka dibagi dalam dua kelompok, mereka yang sarapan sebelum olahraga dan yang tidak sarapan. Faktanya, mereka yang olahraga setelah sarapan tidak mengalami perubahan gaya hidup maupun penurunan berat badan.

Adapun alasan peneliti mengembangkan studi ini adalah untuk membuktikan pengaruh waktu makan pada efektivitas olahraga.

Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa olahraga sebelum sarapan bisa berdampak positif pada kesehatan, karena tubuh akan merespon insulin dengan lebih baik. Insulin adalah hormon yang mampu mengontrol kadar gula dalam tubuh. Ini berarti mereka juga akan rendah risiko penyakit jantung dan diabetes.

Gula darah yang terkontrol saat olahraga, maka lemak akan banyak digunakan sebagai bahan bakar saat berolahraga. Lalu dengan sendirinya, otot pun akan terbentuk.

"Yang paling penting dari studi ini adalah bahwa waktu makan erat kaitannya dengan olahraga, ini bisa punya dampak signifikan saat merespons olahraga," ujar Javier Gonzalez, PhD Dosen Senior bidang Fisiologi Manusia University of Bath.

"Bagi orang yang ingin memaksimalkan manfaat dari berolahraga, melakukan beberapa sesi olahraga setelah bangun tidur sebelum sarapan cenderung memberikan manfaat lebih besar daripada melakukan olahraga setelah sarapan," sambungnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berat Badannya Turun 17 Kilogram, Shindong Super Junior Bikin Pangling

Berat Badannya Turun 17 Kilogram, Shindong Super Junior Bikin Pangling

Lifestyle | Jum'at, 22 November 2019 | 12:00 WIB

Baru Mulai Olahraga Saat Lansia? Ini Manfaat yang Akan Didapat

Baru Mulai Olahraga Saat Lansia? Ini Manfaat yang Akan Didapat

Health | Jum'at, 15 November 2019 | 11:42 WIB

Bukan Sibuk, Ini Alasan Sebenarnya Masih Sulit Olahraga Rutin dan Teratur

Bukan Sibuk, Ini Alasan Sebenarnya Masih Sulit Olahraga Rutin dan Teratur

Health | Kamis, 14 November 2019 | 14:47 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×