Aman, Teknik Water Birth Teruji Membuat Komplikasi Lebih Rendah

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 11 Desember 2019 | 12:08 WIB
Aman, Teknik Water Birth Teruji Membuat Komplikasi Lebih Rendah
manfaat dan risiko water birth (Shutterstock)

Suara.com - Pada zaman modern seperti ini, sudah banyak pilihan teknik melahirkan, salah satunya water birth atau teknik melahirkan dengan media air.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, water birth ternyata tidak lebih berbahaya dari melahirkan seperti pada umumnya.

Justru, menurut penelitian dari Universitas Michigan, wanita yang melahirkan dengan teknik water birth ini hanya sedikit mengalami robekan pada vaginanya.

Peneliti membandingkan dua teknik kelahiran di 2 unit kebidanan berbeda di AS. Hasilnya, menunjukkan tidak ada perbedaan dalam tingkat komplikasi.

Namun peneliti masih kesulitan mengukur berapa banyak darah yang hilang saat menggunakan teknik water birth ini. Oleh sebabnya, wanita hamil yang berisiko tinggi mengalami pendarahan tidak mungkin disarankan melakukannya.

Temuan mereka ini menambah bukti keamanan persalinan dengan media air, yang menurut kabar, ingin dilakukan Meghan Markle saat akan melahirkan putranya Archie pada Mei 2019 lalu.

Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)
Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)

Di Inggris, teknik water birth memang cukup umum. Namun tidak jika di Amerika, atau bahkan Indonesia. Sebab, dokter tidak merekomendasikannya karena kurangnya bukti konkuslif tentang risiko dan manfaatnya.

Menurut peneliti, melansir Daily Mail, wanita yang melahirkan dengan water birth lebih sedikit mengalami robekan vagina kemungkinan besar karena air membantu meregangkan vagina mereka.

Penulis studi, dr. Ruth Zielinski, berpendapat sebaiknya lebih banyak fasilitas kesehatan yang menawarkan water birth dan memiliki pedoman untuk mengimplementasikannya.

baca juga

Berdasarkan Royal College of Obstetricians and Gynecologists dan Royal College of Midwives, ada beberapa pedoman yang harus diikuti ketika ingin melakukan water birth.

Antara lain, membersihkan bak untuk memastikan risiko infeksi rendah, suhu air harus di sesuai dengan suhu tubuh untuk menghindari sang ibu atau bayi merasa terlalu panas atau dingin.

Profesor Zielinski mengatakan, sangat penting untuk langsung mengangkat bayi setelah dilahirkan untuk menghindari paru-paru terisi air.

Ketika bayi diangkat ke permukaan, mereka akan menghirup udara pertama mereka. Sebelum saat itu, ketika masih di bawah air, pasokan oksigen sang bayi berasal dari ibu melalui tali pusar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rosie Huntington-Whiteley Curhat tentang Berat Badan, Apa Katanya?

Rosie Huntington-Whiteley Curhat tentang Berat Badan, Apa Katanya?

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2019 | 17:17 WIB

Studi : Meningkatnya Suhu Panas Memicu Wanita Melahirkan Lebih Awal

Studi : Meningkatnya Suhu Panas Memicu Wanita Melahirkan Lebih Awal

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 14:34 WIB

Diduga Malu Hamil Diluar Nikah, Pelajar Melahirkan Bayi di Kamar Mandi

Diduga Malu Hamil Diluar Nikah, Pelajar Melahirkan Bayi di Kamar Mandi

Jatim | Minggu, 01 Desember 2019 | 22:02 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×