Racikan Lidah Buaya dan Essential Oil Bisa Bunuh Virus Corona, Benarkah?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 06 Februari 2020 | 12:25 WIB
Racikan Lidah Buaya dan Essential Oil Bisa Bunuh Virus Corona, Benarkah?
Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (Shutterstock)

Suara.com - Racikan Lidah Buaya dan Essential Oil Bisa Bunuh Virus Corona, Benarkah?

Kewaspadaan tentang kuman, virus, dan bakteri, semakin meningkat di tengah epidemi virus Corona baru dari Wuhan yang merebak di China. Pesan untuk menjaga kebersihan, terutama mencuci tangan menggunakan sabun, sering digaungkan oleh praktisi kesehatan.

Kekinian, muncul resep racikan hand sanitizer rumahan yang disebut bermanfaat untuk membunuh virus Corona. Racikan yang mencampur lidah buaya, essential oil, dan alkohol tersebut digadang-gadang bisa menjadi pengganti sabun. Apa benar demikian?

Dr Edwin Chng, Direktur Medis dari Parkway Shenton mengatakan ada salah persepsi di masyarakat. Asal menggunakan alkohol, makan racikan tersebut akan mampu membunuh kuman, virus, dan bakteri. Padahal nyatanya tidak demikian.

"Untuk bisa membunuh kuman, dibutuhkan alkohol dengan kadar setidaknya 60 persen untuk bisa efektif," tutur dr Chng, dilansir Channel News Asia, Kamis (6/5/2020).

Dr Natasha Bagdasarian dari Divisi Penyakit Menular di National University Hospital, Singapura, mengatakan hal serupa. Menurutnya, kandungan yang dimiliki oleh essential oil belum terbukti ilmiah bermanfaat untuk melindungi diri dari virus.

Dikatakannya lagi, penggunaan alkohol yang sembarangan untuk mencuci tangan bisa merusak kulit. Berbeda dengan hand sanitizer yang tidak hanya mengandung alkohol, tapi juga pelembap kulit.

"Menggunakan alkohol di tangan untuk cuci tangan bisa membuat kulit kering dan pecah-pecah. Lebih baik menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol, yang sudah diformulasi secara spesifik dan aman untuk kulit," terangnya.

Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (shutterstock)
Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (shutterstock)

Hand sanitizer juga tidak hanya menggunakan alkohol untuk membunuh kuman. Bahan-bahan seperti benzetonium klorida, benzalkonium klorida, hingga iodin-povidon juga ada di dalam hand sanitizer dengan fungsi membunuh kuman.

baca juga

Namun jika tidak ada hand sanitizer, maka mencuci tangan dengan sabun masih merupakan alternatif yang lebih baik.

"Mencuci tangan dengan sabun sudah jadi pedoman untuk menjaga kebersihan. Cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik di bawah air mengalir untuk perlindungan maksimal," tutup Dr Bagdasarian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Hand Sanitizer & Tisu Basah Antiseptik Melindungi dari Virus?

Benarkah Hand Sanitizer & Tisu Basah Antiseptik Melindungi dari Virus?

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 08:10 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun 90 Persen Efektif Cegah Penyakit Menular

Cuci Tangan Pakai Sabun 90 Persen Efektif Cegah Penyakit Menular

Health | Kamis, 12 Oktober 2017 | 13:17 WIB

Menkes Ajak Masyarakat Cuci Tangan Pakai Sabun

Menkes Ajak Masyarakat Cuci Tangan Pakai Sabun

Health | Minggu, 18 Oktober 2015 | 15:11 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×