Kasus Virus Corona Baru di Singapura Diduga Berasal dari Pertemuan Bisnis

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 07 Februari 2020 | 11:30 WIB
Kasus Virus Corona Baru di Singapura Diduga Berasal dari Pertemuan Bisnis
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2). [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]

Suara.com - Kasus Virus Corona Baru di Singapura Diduga Berasal dari Pertemuan Bisnis

Singapura melaporkan dua kasus virus Corona baru di negaranya, membuat total jumlah infeksi positif mencapai 30 orang.

Kementerian Kesehatan Singapura menyebut, dua kasus ini merupakan bukti penularan dari manusia ke manusia, karena dua-duanya tidak memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan dan China.

Kasus baru pertama dilaporkan menyerang pebisnis yang melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha China di Hotel Grand Hyatt Singapura pada 20-22 Januari 2019.

Dilansir Channel News Asia, pasien terkonfirmasi mengalami virus Corona baru pada 6 Februari, setelah mengalami gejala demam, batuk-batuk, dan sesak napas. Pihak hotel pun sudah mendapat imbauan terkait hal ini dan akan memperhatikannya.

"Hotel kami selalu mengecek temperatur para karyawan dan pekerja saat masuk dan meninggalkan hotel," tuturnya.

"Kami juga akan memonitor adanya gejala atau tanda-tanda pada penyewa dan tamu hotel dengan lebih baik," ungkap juru bicara hotel.

Kasus kedua terjadi pada lelaki 41 tahun. Sayangnya, belum diketahui dari mana ia tertular virus Corona karena tidak memiliki riwayat perjalanan ke China serta riwayat kontak dengan pasien lain.

Data terkini yang dilaporkan Channel News Asia menyebut sudah 31.161 kasus positif virus Corona dilaporkan, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 636 orang.

baca juga
Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengecekan suhu tubuh seorang warga saat sosialisasi mengenai Virus Corona di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengecekan suhu tubuh seorang warga saat sosialisasi mengenai Virus Corona di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Kasus infeksi positif virus Corona Wuhan terbaru ditemukan di Swedia dan Sri Lanka. Di sisi lain, belum ditemukan adanya korban meninggal baru di luar China, selain Hong Kong dan Filipina yang dilaporkan beberapa hari lalu.

Jepang masih menjadi negara dengan kasus terbanyak selain China, mencapai 86 orang. 2 Kasus baru dilaporkan oleh otoritas kesehatan Singapura, menjadikan total kasus mencapai 30 orang.

Thailand, Hong Kong, dan Korea Selatan masih mewaspadai adanya kemungkinan penyebaran lain, setelah sejumlah warganya dilaporkan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Dokter Li Wafat, Peringatkan Dunia soal Corona Namun Malah Dibungkam

Sosok Dokter Li Wafat, Peringatkan Dunia soal Corona Namun Malah Dibungkam

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 11:24 WIB

Mengharukan, Ibu Jadi Perawat Terpisah dari Anak Gara-gara Virus Corona

Mengharukan, Ibu Jadi Perawat Terpisah dari Anak Gara-gara Virus Corona

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:51 WIB

China Berterima kasih ke Indonesia soal Virus Corona dan 4 Berita Lainnya

China Berterima kasih ke Indonesia soal Virus Corona dan 4 Berita Lainnya

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×