46 Jemaat Gereja Terinfeksi Corona setelah Disemprot Air Garam di Mulut

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 17 Maret 2020 | 13:45 WIB
46 Jemaat Gereja Terinfeksi Corona setelah Disemprot Air Garam di Mulut
Jemaat disemprot air garam oleh pendeta gereja (YouTube/South China Morning Post)

Suara.com - Sebuah gereja di Korea Selatan diketahui telah menyemprotkan air garam ke mulut jemaatnya karena percaya bahwa air tersebut dapat mencegah mereka terkena virus corona.

Tetapi sayangnya, botol semprotan yang mereka pakai tidak diberi disinfektan terlebih dahulu sehingga sekarang 46 orang dilaporkan telah terinfeksi pada Senin (16/3/2020).

Dalam video yang terekam kamera CCTV gereja memperlihatkan petinggi di Gereja Komunitas River of Grace di Provinsi Gyeonggi, selatan Seoul, sedang menyemprotkan cairan ke dalam mulut jemaat.

Diketahui, pertemuan tersebut dihadiri oleh 100 pengikut pada 1 Maret dan 8 Maret. Orang-orang yang terinfeksi termasuk sang pendeta dan istrinya, lapor South China Morning Post.

"Sudah dipastikan bahwa mereka meletakkan semprotan di dalam mulut seorang jemaat yang kemudian dikonfirmasi sebagai pasien, sebelum melakukan hal yang sama pada jemaat lain, tanpa mendisinfeksi botol," kata Lee Hee-young, petugas yang bertanggung jawab pada kasus virus corona baru di Provinsi Gyeonggi.

Jemaat disemprot air garam oleh pendeta gereja (YouTube/South China Morning Post)
Jemaat disemprot air garam oleh pendeta gereja (YouTube/South China Morning Post)

"Ini membuatnya tak terhindarkan bagi virus untuk menyebar. Mereka melakukannya karena kepercayaan yang salah bahwa air garam membunuh virus," tambahnya.

Setelah kasus ini, gereja pun ditutup dan semua orang yang menghadiri pertemuan pada tanggal tersebut diperiksa.

Pihak berwenang sebenarnya telah mendesak gereja-gereja yang terus mengadakan pertemuan besar untuk melakukan pemeriksaan suhu pada jemaat mereka. Mereka juga mengimbau untuk mengenakan masker serta duduk tidak berdekatan.

Gereja Komunitas River of Grace (YouTube/South China Morning Post)
Gereja Komunitas River of Grace (YouTube/South China Morning Post)

Tapi sayangnya banyak yang gagal memenuhi permintaan tersebut, yang justru menimbulkan kasus infeksi baru.

baca juga

Selain kasus 46 dari gereja ini, ada 25 kasus dari dua gereja lain di provinsi yang sama.

"Kami kembali menyerukan pertisipasi proaktif gereja-gereja dalam mencegah penyebaran virus lebih lanjut, termasuk perubahan cara ibadah mereka," tandas Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah Menteri Jalani Tes Kesehatan Terkait Corona, Bagaimana Hasilnya?

Sejumlah Menteri Jalani Tes Kesehatan Terkait Corona, Bagaimana Hasilnya?

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 13:34 WIB

Warga Periksa Virus Corona di RS Unair Surabaya Membeludak

Warga Periksa Virus Corona di RS Unair Surabaya Membeludak

Jatim | Selasa, 17 Maret 2020 | 13:29 WIB

Pemerintah Ungkap Fakta Rahasia Terkait Video Viral Pasien Corona Dilepas

Pemerintah Ungkap Fakta Rahasia Terkait Video Viral Pasien Corona Dilepas

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 13:27 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×