Feses Bisa Deteksi Gelombang Kedua Virus Corona Covid-19, Ini Kata Peneliti

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 12:27 WIB
Feses Bisa Deteksi Gelombang Kedua Virus Corona Covid-19, Ini Kata Peneliti
Ilustrasi wanita dan urine / air kencing [shutterstock]

Suara.com - Pada beberapa negara kasus virus corona Covid-19 sudah mulai menunjukkan angka penurunan. Tetapi, beberapa ahli memeringatkan akan ancaman gelombang kedua virus corona Covid-19.

Salah satu pendiri perusahaan yang menguji air limbah untuk virus corona Covid-19 mengatakan deteksi awal gelombang kedua virus ini bisa dimulai dengan flush sederhana.

Newsha Ghaeli, salah satu pendiri perusahaan Biobot di Mass mengatakan bahwa virus corona Covid-19 juga terdeteksi dalam tinja pasien virus corona Covid-19.

"Begitulah akhirnya kami bisa melihat virus corona Covid-19 bersama dengan sejumlah infromasi kesehatan mansua lainnya di sistem saluran pembuangan kota kami," kata Newsha, dikutip dari CBC.

Biobot telah mendeteksi penyebaran virus corona Covid-19 ini melalui sampel yang dikumpulkan dari fasilitas air limbah di seluruh AS. Pada minggu ini, ukuran sampelnya telah berkembang hingga mencakup 300 fasilitas di 40 negara bagian.

Melalui pengujian laboratorium, perusahaan bisa mengukur konsentrasi virus. Tim kemudian mengubah konsentrasi itu menjadi perkiraan jumlah kasus dalam komunitas tertentu.

Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)
Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)

Sementara itu, ukuran sampel saat ini terkait dengan fasilitas air limbah itu sendiri. Ghaeli berpendapat skala lebih besar dapat disesuaikan dengan mengumpulkan sampel langsung dari saluran pembuangan.

Jadi, peneliti bisa mengetahui hasilnya dengan lebih banyak informasi tingkat komunitas hingga masyarakat.

"Perkiraan gambaran besar itu sangat membantu dalam kita memahami gelombang virus dari waktu ke waktu. Apakah jumlah virus menurun atau meningkat?" kata Ghaeli.

Cara ini bisa menjadi kunci untuk deteksi dini gelombang kedua virus corona Covid-19, ketika aturan jatak sosial sudah dicabut. Sedangkan, sebagian besar negara tidak memiliki sumber daya untuk melaksanakan pengujian reguler di seluruh populasi.

"Kami membutuhkan cara yang mudah dan cepat untuk mencari tahu apa yang akan terjadi ke depannya" katanya.

Para peneliti di seluruh dunia menganalisis limbah manusia untuk mendeteksi dan melacak virus corona Covid-19. Tetapi, beberapa penelitian memeringatkan model yang dihasilkan datang dengan keterbatasan.

Ilmuwan Natalie Prystajecky mulai menguji air limbah berkaitan dengan virus corona Covid-19 di BC beberapa hari lalu. Tapi, ia berhati-hati bahwa temuan yang dihasilkannya masih memiliki ketidakpastian tinggi.

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Saya akan mengingatkan orang untuk menganggapnya sebagai kebenaran absolut karena tingkat ketidakpastiannya tinggi. Saya hanya ingin memastikan orang paham mengenai keterbatasan data penelitian," ujar Natalie.

Di Perancis sendiri, Vincent Marechal dan timnya telah menguji air limbah sejak awal Maret 2020, sebelum ada kebijakan penguncian ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Corona, Tahanan Baru di Polrestabes Surabaya Wajib Disuntik Khusus

Ada Corona, Tahanan Baru di Polrestabes Surabaya Wajib Disuntik Khusus

Jatim | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:44 WIB

Mensesneg: Mudik Bukan Pengecualian, Tetap Dilarang!

Mensesneg: Mudik Bukan Pengecualian, Tetap Dilarang!

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:28 WIB

Haru! Ayah Jadi Korban Corona, Lelaki Ini Ingin Bangun Monumen Penghormatan

Haru! Ayah Jadi Korban Corona, Lelaki Ini Ingin Bangun Monumen Penghormatan

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:16 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB