Orang Terdekat Ngeyel Tidak Jaga Jarak? Sebaiknya Lakukan Ini

Yasinta Rahmawati

Senin, 25 Mei 2020 | 17:04 WIB
Orang Terdekat Ngeyel Tidak Jaga Jarak? Sebaiknya Lakukan Ini
Ilustrasi physical distancing. (Shutterstock)

Suara.com - Pencarian vaksin Covid-19 terus dilakukan oleh para ilmuwan. Maka sampai vaksin ditemukan, orang-orang perlu memerangi virus dengan mengikuti imbauan jarak fisik.

Tetapi banyak orang yang ngeyel dengan sengaja mengabaikan imbauan jaga jarak tersebut. Padahal hal tersebut membantu memperlambat penyebaran virus corona Covid-19.

Fenomena ini bisa membuat frustasi orang yang dengan tertib melakukan imbauan jaga jarak. Tantangan untuk mengikuti pedoman jarak fisik juga terjadi di dalam keluarga.

Pasangan Anda mungkin tidak menganggapnya serius atau anak-anak di rumah berpikir bahwa Anda ketakutan tanpa alasan.

Ada beberapa cara untuk membimbing orang di sekitar Anda untuk memahami pentingnya menjaga jarak fisik dan langkah-langkah keamanan lainnya di tengah pandemi Covid-19.

Dirangkum dari Medical Daily, langkah pertama adalah memikirkan pendekatan Anda untuk menghindari reaksi kekerasan dan paparan virus.

Sejumlah warga mengantre untuk membeli sayur dengan menjaga jarak di Perumahan Taman Anyelir 3, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/4).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah warga mengantre untuk membeli sayur dengan menjaga jarak di Perumahan Taman Anyelir 3, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pertahankan jarak antara Anda dan orang lain namun tetap tenang. Jika Anda melihat kerumunan seperti di restoran, toko kelontong atau klinik, Anda harus menghubungi mereka yang bertanggung jawab untuk tempat itu, seperti manajer.

Menurut psikolog klinis Seth Gilihan, Anda perlu mempertimbangkan dua hal ini jika orang terdekat Anda ngeyel tidak jaga jarak selama pandemi corona Covid-19.

1. Pikirkan mengapa mereka gagal melakukan jarak fisik
Orang lain mungkin tidak menjaga jarak atau memakai masker karena mereka memiliki pemahaman yang berbeda tentang risiko dan kebutuhan untuk mengambil tindakan pencegahan.

Misalnya, seorang teman berpikir tidak apa-apa untuk mendekati Anda di toko grosir karena Anda berdua mengenakan masker. Mengetahui alasan sebenarnya di balik perilaku mereka dapat membantu Anda berbicara dengan tenang dan rasional.

baca juga
Ilustrasi social distancing (Shutterstock)
Ilustrasi physical distancing (Shutterstock)

2. Ketahui apa yang dapat Anda kontrol
Mungkin sulit untuk mendorong semua orang untuk mengikuti pedoman yang direkomendasikan agar terhindar dari Covid-19. Ini dapat menyebabkan frustrasi dan meningkatkan tingkat stres Anda.

Gillihan berkata bahwa cari apa yang bisa Anda kendalikan. Salah satu caranya adalah dengan menghindari pergi ke ruang publik di waktu yang paling sibuk.

"Ingatkan diri Anda tentang nilai menerima batas dari apa yang dapat Anda kendalikan. Ini membutuhkan tingkat penerimaan yang dalam, yang tidak berarti pesimis," kata Gillihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Gelombang Baru Corona, Anies: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta

Ancaman Gelombang Baru Corona, Anies: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta

News | Senin, 25 Mei 2020 | 16:44 WIB

Pesawat Jatuh di Karachi, Tak Ada Idul Fitri Bagi Rahmaan Kecuali Air Mata

Pesawat Jatuh di Karachi, Tak Ada Idul Fitri Bagi Rahmaan Kecuali Air Mata

News | Senin, 25 Mei 2020 | 16:30 WIB

Ternyata, Ini Loh Daftar Vitamin yang Bantu Tubuh Melawan Corona Covid-19

Ternyata, Ini Loh Daftar Vitamin yang Bantu Tubuh Melawan Corona Covid-19

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×