Waspada! Kanker Usus Bisa Ditandai dengan Nyeri Bagian Belakang Tubuh

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 04 Juni 2020 | 07:32 WIB
Waspada! Kanker Usus Bisa Ditandai dengan Nyeri Bagian Belakang Tubuh
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Kanker usus adalah istilah umum untuk kanker yang berkembang di usus besar dan kadang-kadang dikenal sebagai kanker usus besar atau dubur. Saat awal menyerang tubuh, tanda kanker ini cukup halus dan tidak disadari.

Dilansir dari Express, tanda-tanda peringatan dini kanker usus bisa sangat halus, salah satu tanda peringatan paling awal dari kanker usus adalah rasa sakit di anus Anda.

"Rasa sakit di perut atau nyeri bagian belakang tubuh Anda juga mungkin disebabkan oleh kanker usus," kata pihak Cancer Research UK.

Rasa sakit di anus bisa jadi tidak nyaman dan jika Anda mengalaminya, maka segeralah periksa ke dokter. Kondisi tak nyaman pada dubur Anda mungkin bisa jadi penyakit lain, namun bisa juga sebagai tanda awal kanker usus.

"Mereka juga bisa menjadi gejala untuk kondisi lain, tetapi penting untuk mengunjungi dokter Anda," Cancer Research UK memeringatkan.

Rasa sakit lebih parah mungkin juga terjadi jika disertai dengan perdarahan dan perubahan signifikan pada pola buang air Anda.

"Gejala kanker usus dapat meliputi perubahan kebiasaan buang air besar normal atau darah di kotoran Anda," kata Cancer Research UK.

Ilustrasi kesehatan usus besar. (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan usus besar. (Shutterstock)

"Gejala kanker usus pada pria dan wanita dapat termasuk rasa sakit di perut atau bagian pungguung, kehilangan berat badan, kelelahan, dan sesak napas yang disebabkan oleh tingkat sel darah merah yang lebih rendah dari normal," tambah organisasi itu.

Meskipun begitu, ahli juga menekankan bahwa gejala-gejala tersebut juga dapat disebabkan oleh kondisi lain. Banyak penyakit lain dengan gejala sama yang jauh lebih tidak serius daripada kanker, seperti wasir, infeksi, atau penyakit radang usus.

baca juga

Nyeri dubur mungkin menyusahkan, tetapi mungkin tidak disebabkan oleh kanker usus.

Kondisi itu biasanya sangat bisa diobati dan mungkin disebabkan oleh fisura anus, wasir, atau bahkan penyakit radang usus. Oleh karena itu, bicaralah dengan dokter jika rasa sakit Anda parah atau jika tidak membaik setelah beberapa hari.

"Anda seharusnya tidak merasa malu untuk bertemu dokter umum, karena mereka terbiasa melihat pasien dengan masalah yang sama," kata Kanker Research.

ilustrasi nyeri tubuh bagian belakang

Anda dapat menurunkan risiko kanker usus dengan melakukan sedikit perubahan pola makan atau gaya hidup.

Kurangi makan daging merah dan olahan dalam jumlah besar di mana kebiasaan itu sering dikaitkan dengan kemungkinan risiko kanker usus yang lebih tinggi.

"Merokok, terlalu banyak minum alkohol, dan obesitas juga dapat menyebabkan penyakit kanker usus," kata NHS (National Health Service) memperingatkan.

Lebih dari 90 persen dari semua kasus kanker usus terjadi pada orang di atas usia 50 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui Komplikasi Kanker Usus, Penyebab Meninggalnya Aktor Henky Solaiman

Ketahui Komplikasi Kanker Usus, Penyebab Meninggalnya Aktor Henky Solaiman

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 19:01 WIB

Henky Solaiman Meninggal, Begini Penyebaran Kanker Usus di Tubuh

Henky Solaiman Meninggal, Begini Penyebaran Kanker Usus di Tubuh

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 17:31 WIB

Henky Solaiman Sempat Operasi Kanker Usus, ini Efek dan Risikonya

Henky Solaiman Sempat Operasi Kanker Usus, ini Efek dan Risikonya

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 12:11 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×