Kaya Vitamin A, Mangga Disebut Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 09:53 WIB
Kaya Vitamin A, Mangga Disebut Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Ilustrasi mangga dari NTB. (Dok : Kementan)

Suara.com - Meningkatkan kekebalan tubuh memang penting di masa pandemi Covid-19 untuk menghindari paparan dan mengurangi risiko komplikasi. Meningkatkan kekebalan tubuh bisa didukung makanan seimbang, khusunya mangga!

Dilansir dari Express, buah mangga adalah salah satu buah yang baik dimasukkan dalam menu sarapan Anda. Hal tersebut dinyatakan oleh aplikasi COVID Symptom Study, yang dikembangkan oleh perusahaan ilmu kesehatan ZOE.

"Mangga kaya akan vitamin A, ini sangat penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh," kata pihak COVID Symptom Study.

Sistem kekebalan yang didukung dengan baik memiliki peluang lebih baik untuk melawan virus Covid-19.

Kekebalan tubuh adalah bagian pertama yang bereaksi terhadap penyerang seperti virus corona. Untungnya makan lebih banyak mangga akan membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

"Ketika tubuh Anda terinfeksi virus, sistem kekebalan Anda mendeteksi dan menyerangnya," kata COVID Symptom Study.

"Untuk melindungi Anda dari Covid-19, sistem kekebalan Anda perlu merespon dengan cepat untuk melawan infeksi virus corona, tetapi tidak bereaksi berlebihan terhadap keberadaan virus (atau infeksi lain yang Anda tangkap). Banyak vitamin dan mineral yang berbeda memainkan peran kunci dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh kita," tambahnya.

Salah satu nutrisi yang dibutuhkan adalah vitamin A. Nutrisi tersebut dapat ditemukan dalam buah dan sayuran berwarna cerah termasuk bayam, wortel, ubi, paprika merah, mangga, pepaya, dan aprikot.

Ilustrasi buah mangga. (Pixabay/Logga Wiggler)
Ilustrasi buah mangga. (Pixabay/Logga Wiggler)

Sementara itu, mempertahankan keseimbangan pada usus menjadi salah satu cara terbaik untuk tetap sehat selama krisis virus coronaa.

"Ketika pergi ke toko untuk belanja mingguan Anda, pastikan Anda mengambil beragam buah dan sayuran, serta daging tanpa lemak, ikan berminyak, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun," tambah COVID Symptom Study.

Anda juga harus menghindari makan makanan olahan, serta terlalu banyak garam atau gula. Kombinasikan makanan seimbang dengan olahraga teratur dan banyak tidur.

Pemerintah telah menyarankan semua orang untuk tetap di rumah untuk menghindari penyebaran infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Vitamin Penting untuk Jaga Kekebalan Tubuh saat Pandemi Covid-19

5 Vitamin Penting untuk Jaga Kekebalan Tubuh saat Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 11:57 WIB

Perilaku Psikologis Bisa Kendalikan Sitokin, Begini 6 Cara Mudahnya

Perilaku Psikologis Bisa Kendalikan Sitokin, Begini 6 Cara Mudahnya

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 11:00 WIB

Studi: Virus Corona Menyerang Kekebalan Tubuh dengan Cara Mirip HIV

Studi: Virus Corona Menyerang Kekebalan Tubuh dengan Cara Mirip HIV

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 14:08 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB