Banyak Pasangan Putus KB Selama Pandemi, Angka Kehamilan Naik Tajam

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 09 Juni 2020 | 15:15 WIB
Banyak Pasangan Putus KB Selama Pandemi, Angka Kehamilan Naik Tajam
Ilustrasi pil KB. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Angka kehamilan di Indonesia selama pandemi Covid-19 meningkat drastis. Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN), Selasa (19/5/2020), ada lebih dari 400.000 kehamilan tak direncanakan di Indonesia.

Hal itu diduga karena pasangan yang berkegiatan di rumah aja akibat pandemi, aktif melakukan kegiatan seksual.

Tidak hanya aktivitas seksual, ternyata menurunnya penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan turut berpengaruh besar.

Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKN) dr. Hasto Wardoyo, SP. OG mengungkap penurunan drastis penggunaan alat kontrasepsi selama pandemi Covid-19.

"Beberapa angka yang kita amati kalau kita bandingkan dengan tahun 2019 Januari sampai April 2020 ini menurun. Kalau dilihat tahun 2019 itu 13,3 juta, sekarang 2020 hanya 12,1 juta yang terjadi karena adanya Covid-19 ini, sangat signifikan bagi BKKN ini," ujar dr. Hasto dalam acara Webinar bersama DKT Indonesia, Selasa (9/6/2020).

Penurunan pemasangan alat kontrasepsi pun beragam jenisnya mulai dari suntik, pil, IUDs, hingga implan.

"Acceptor paling banyak itu suntik, di tahun 2019 bandingkan Januari sampai April penurunannya hampir 500 ribu hingga 600 ribu suntik, tahun 2019 7,3 juta hingga 2020 6,7 juta. Pilnya juga hampir 1,3 juta, di 2019 5,1 juta menjadi 4,6 juta di 2020," paparnya.

"Ini penurunan yang sangat signifikan bagi kami, peserta KB baru juga menurun dari Maret melebih tajam dari Maret ke April. Maret 419.741, April hanya 267.132," sambungnya lagi.

Putusnya penggunaan alat kontrasepsi inilah yang memicu kehamilan. Per masing-masing alat kontrasepsi, memiliki peluang kehamilan masing-masing jika terputus.

baca juga

Misalnya putus suntik di bulan pertama, peluang kehamilan naik 10 persen, pil KB peluang kehamilan naik 20 persen, dan apabila putus IUDs maka peluang kehamilan naik 15 persen di bulan pertama.

Peluang ini terjadi dengan aktivitas seksual yang tinggi, usia produktif atau usia subur kehamilan antara 20 hingga 35 tahun, dan tidak menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom, pil KB, IUDs dan sebagainya.

"Jadi ini gambaran angka kehamilan diyakini dan diakui di seluruh dunia, berdasarkan evidence based hasilnya tetap," tutup dr. Hasto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KB Proaktif Saat Pandemi, Jogja Bagi Alat Kontrasepsi Langsung ke Akseptor

KB Proaktif Saat Pandemi, Jogja Bagi Alat Kontrasepsi Langsung ke Akseptor

Jogja | Minggu, 31 Mei 2020 | 12:11 WIB

Amerika Serikat Setujui Alat Kontrasepsi Baru yang Berbentuk Gel

Amerika Serikat Setujui Alat Kontrasepsi Baru yang Berbentuk Gel

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:53 WIB

Strategi Cegah Penularan Covid-19 saat Bercinta & Menjaga Kesehatan Seksual

Strategi Cegah Penularan Covid-19 saat Bercinta & Menjaga Kesehatan Seksual

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 21:00 WIB

Terkini

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

×