Viral Bayi Dilempar ke Kolam Renang Untuk Belajar, Dokter Angkat Suara

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 27 Juni 2020 | 18:55 WIB
Viral Bayi Dilempar ke Kolam Renang Untuk Belajar, Dokter Angkat Suara
Viral Bayi Diceburkan. (Shutterstock)

Suara.com - Video seorang bayi yang dilempar dan diceburkan ke kolam renang oleh seorang perempuan baru-baru ini viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang perempuan dengan baju bertuliskan instruktur menceburkan bayi untuk belajar berenang.

Hal ini lantas memicu reaksi warganet. Belakangan diketahui bahwa video itu diunggah oleh seorang ibu di Coloradio, Amerika Serikat, bernama Krysta Meyer.

Kala itu itu ia tengah mengajarkan, Oliver yang berusia 8 bulan untuk berenang. Meski akhirnya Oliver bisa cepat beradaptasi dan melanjutkan berenang, tapi tindakkan ini memicu perdebatan.

Beberapa ahli memperingatkan tindakkan ini. Tapi yang ahli lain menyebut hal itu cukup aman lantaran bayi bisa berenang dengan insting mereka.

"Mereka mengajari bayi itu cara membalik dan berenang saat mereka di dalam air. Ini sebenarnya pelajaran yang sangat penting untuk dipelajari bayi dan anak-anak, terutama saat mereka berada di dekat kolam dan air di halaman belakang. Ini bisa menyelamatkan nyawa," ujar Dokter Spesialis Anak, Gina Posner, MD mengutip Parents, Sabtu (27/6/2020).

Viral Bayi Usia 8 Bulan Dilempar ke Kolam Renang, Publik Tak Terima. (Instagram/littlefinnsswimschool)
Viral Bayi Usia 8 Bulan Dilempar ke Kolam Renang, Publik Tak Terima. (Instagram/littlefinnsswimschool)

Tapi tidak semua dokter setuju dengan tindakkan ini, Free N. Hess, DO Dokter Anak mengaku prihatin dengan viralnya video tersebut. Harus ada pengamanan yang ketat mencegah anak tenggelam, yang memang sering jadi penyebab kecelakaan pada anak berusia 1 hingga 4 tahun di kolam.

Menurut Hess, tidak harus dengan cara tersebut yang cukup menyeramkan, tapi bisa dengan memastikan kolam dipagari, kolam peringatan, hingga alarm pintu bagi anak, juga selalu diawasi oleh penjaga kolam yang lebih dewasa.

"Berlatih kemampuan bertahan hidup di air dan pelajaran berenang baru bisa dimulai sejak anak berusia satu tahun. Penelitian memang menyebut pelajaran itu bisa mengurangi risiko tenggelam pada anak kecil," kata Dr. Hess.

baca juga

Cara seperti dalam video Meyers sangat tidak direkomendasikan Hess, karena risiko berbahayanya cukup tinggi. Bayi bisa terluka dan bisa terbentur dasar kolam, juga risiko menahan napas.

"Mereka dipaksa masuk ke dalam air dan tidak bisa menahan napas pada waktu yang tepat, atau tidak bisa menahan napas dalam waktu yang lebih lama," katanya.

Ditambah, kata Hess ini bukanlah skenario terbaik menyelamatkan anak ketika berada di dekat air, "Kebanyakan bayi dan anak kecil akan jatuh ke air dari tepi kolam, bukan dari atas air," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggah Foto Bayi Mirip Prabowo, Gerindra Semprot Warganet yang Beri Doa Ini

Unggah Foto Bayi Mirip Prabowo, Gerindra Semprot Warganet yang Beri Doa Ini

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:31 WIB

Viral Bayi Usia 8 Bulan Dilempar ke Kolam Renang, Publik Tak Terima

Viral Bayi Usia 8 Bulan Dilempar ke Kolam Renang, Publik Tak Terima

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 14:14 WIB

Studi: Bayi dengan Covid-19 Mengembangkan Gejala Ringan, Kebanyakan Demam

Studi: Bayi dengan Covid-19 Mengembangkan Gejala Ringan, Kebanyakan Demam

Health | Minggu, 21 Juni 2020 | 07:22 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×