Kasus Covid-19 Masih Bertambah, Selandia Baru Belum Wajibkan Masker

M. Reza Sulaiman

Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:42 WIB
Kasus Covid-19 Masih Bertambah, Selandia Baru Belum Wajibkan Masker
Ilustrasi Selandia Baru. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus virus Corona COVID-19 di Selandia Baru masih terus mengalami kenaikan. Meski begitu, pemerintah belum akan mewajibkan penggunaan masker di ruang publik.

Dilansir ANTARA, Menteri Kesehatan John Hipkins pada jumpa pers, Minggu (16/8/2020) mengatakan pemerintah masih bekerja untuk memastikan persediaan masker cukup.

Sejauh ini, pemerintah hanya mengimbau penggunaan masker dan tidak mewajibkan masyarakat mengenakan alat tersebut.

"Kami dapat membuat itu (penggunaan masker) wajib dan mengerahkan seluruh aparat untuk menegakkan aturan itu, tetapi yang kita butuhkan adalah kesadaran penuh dari seluruh rakyat Selandia Baru," kata Hipkins.

Masih meningkatnya jumlah kasus baru virus Corona berpotensi membuat pemilu Selandia Baru tertunda.

Pemerintah Selandia Baru sempat mengendalikan penyebaran COVID-19, tetapi adanya 13 kasus baru membuat rencana penyelenggaraan pemilihan umum pada September mendatang jadi tidak pasti.

Selandia Baru pada awal 2020 berhasil menekan penyebaran COVID-19 sehingga penyakit itu tidak berujung jadi krisis kesehatan di Selandia Baru.

Namun, pasien positif COVID-19 kembali ditemukan di kota terbesar Selandia Baru, Auckland, setelah pemerintah tidak melaporkan kasus baru selama 102 hari. Alhasil, pemerintah pun kembali memberlakukan karantina di kota tersebut.

Jumlah pasien COVID-19 yang masih dirawat di Selandia Baru hari ini (16/8) mencapai 69 orang. Temuan itu dapat menjadi alasan bagi oposisi, kalangan konservatif, untuk mendesak pemilu 19 September ditunda.

baca juga

Hasil jajak pendapat menunjukkan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dari Partai Buruh diyakini unggul dalam pemilu.

Ardern diharapkan akan menolak permintaan oposisi, tetapi keputusan resmi akan ia sampaikan pada Senin (17/8).

Sementara itu di negara tetangga Selandia Baru, Australia, jumlah pasien positif perlahan turun, meskipun kasus positif di dua negara bagian terbesarnya, Victoria dan New South Wales masih tinggi.

Jumlah kasus harian mulai berada di bawah 725, angka tertinggi yang ditemukan pada 5 Agustus. Melbourne, ibu kota Victoria, masih memberlakukan karantina ketat.

Menteri Kesehatan Australia Greg Gunt mengatakan jalan yang harus ditempuh otoritas di negara-negara bagian untuk mengendalikan COVID-19 masih panjang. Ia menyampaikan pernyataan itu sebelum Victoria mengumumkan jumlah kasus hariannya.

"Namun, ada tanda-tanda yang menunjukkan jumlah pasien mulai berkurang," kata Hunt saat diwawancarai Sky News.

Ia mengatakan pemerintah federal semakin dekat untuk menyepakati perjanjian produksi vaksin di Australia, yang kemungkinan berlangsung pada 2021.

"Saya, saat ini, jauh lebih optimistis," kata Hunt, tanpa memberi penjelasan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takaran Air Mawar untuk Masker Organik Bubuk agar Tidak Terlalu Encer, Ini Cara Mencampurnya

Takaran Air Mawar untuk Masker Organik Bubuk agar Tidak Terlalu Encer, Ini Cara Mencampurnya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Cara Memilih Masker Wajah Berdasarkan Jenis Kulit, Ketahui yang Paling Sesuai Kebutuhan

Cara Memilih Masker Wajah Berdasarkan Jenis Kulit, Ketahui yang Paling Sesuai Kebutuhan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:45 WIB

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Campuran Viva Air Mawar dan Masker Bengkoang untuk Flek Hitam, Begini Caranya

Campuran Viva Air Mawar dan Masker Bengkoang untuk Flek Hitam, Begini Caranya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Urutan Pakai Herborist Rose Sleeping Mask untuk Kulit Kering, Perlukah Moisturizer?

Urutan Pakai Herborist Rose Sleeping Mask untuk Kulit Kering, Perlukah Moisturizer?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:16 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:07 WIB

×