Array

Putra Presiden Brasil Positif Covid-19, Diobati dengan Klorokouin

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:53 WIB
Putra Presiden Brasil Positif Covid-19, Diobati dengan Klorokouin
Ilustrasi hidroksiklorokuin (Freepik)

Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro benar-benar mempromosikan obat klorokuin sebagai penyembuh Covid-19. Obat ini bahkan diberikan pada anak pertamanya yang baru-baru dinyatakan positif Covid-19.

Dilansir ANTARA, putra sulung Presiden Jair Bolsonaro sekaligus Senator Brazil, Flavio Bolsonaro, terinfeksi virus corona, menurut pernyataan juru bicara Flavio.

Flavio tidak mengalami gejala COVID-19 dan kini berada di kediamannya, katanya.

Juru bicara menyebutkan Flavio sudah mulai mengonsumsi klorokuin dan azithromycin sebagai bagian dari pengobatan melawan virus tersebut.

Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)
Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)

Presiden Bolsonaro merupakan pendukung fanatik klorokuin, obat yang digunakan untuk mengobati malaria, meski tidak ada bukti kuat bahwa obat itu manjur untuk melawan virus corona.

Bolsonaro sendiri sebelumnya juga dinyatakan positif virus corona.

Istrinya, Michelle Bolsonaro, dan juga putra bungsu mereka, Jair Renan, mengalami hal serupa.

WHO Hentikan Uji Coba Klorokouin

Badan Kesehatan Dunia (WHO) dikabarkan akan menghentikan pepercobaan hydroxychloroquine pada pasien Covid-19. Obat malaria yang digadang-gadang bisa menyembuhkan dari virus corona ternyata memiliki efek samping yang berbahaya.

Baca Juga: Ditanya soal Istri, Presiden Brasil Meradang Ingin Jotos Mulut Reporter

Menyadur dari The Guardian, Selasa (26/05), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan akan menghentikan sementara hydroxychloroquine dari percobaan global setelah ditemukan masalah keamanan.

Direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dalam sebuah makalah yang diterbitkan pekan lalu di Lancet, menunjukkan bahwa orang yang menggunakan hydroxychloroquine memiliki risiko kematian dan masalah jantung yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak menggunakan.

"Kelompok eksekutif telah menghentikan sementara percobaan hydroxychloroquine dalam uji solidaritas data keselamatan selagi ditinjau oleh dewan pemantauan keamanan data," kata Tedros pada hari Senin (25/05).

Perawatan lain dalam uji solidaritas WHO, termasuk obat eksperimental remdesivir dan terapi kombinasi HIV, masih dikejar.

Hydroxychloroquine memiliki lisensi untuk digunakan di AS sejak pertengahan 1950-an dan terdaftar di WHO sebagai obat esensial.

Ada banyak percobaan yang sedang dilakukan untuk mencari obat virus corona, namun hingga kini belum ada pengobatan yang terbukti ampuh. Institut Kesehatan Nasional AS juga menjalankan uji klinis untuk menentukan apakah obat tersebut dapat mencegah bertambahnya pasien dan kematian akibat Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI