Mengandung Eucalyptus, Peneliti Sebut Semprotan Serangga Bisa Usir Corona

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 27 Agustus 2020 | 09:39 WIB
Mengandung Eucalyptus, Peneliti Sebut Semprotan Serangga Bisa Usir Corona
Semprotan yang diklaim bisa bunuh virus corona. (Mosi-guard)

Suara.com - Bahan kimia yang terdapat dalam semprotan pengusir serangga disebut mampu membunuh virus corona penyebab Covid-19. Hal ini dinyatakan oleh penelitian dari Laboratorium Ilmu Pertahanan dan Teknologi Inggris (DSTL).

Melansir dari Medical Xpress, DSTL menyatakan bahwa Citriodiol, bahan aktif dalam semprotan serangga seperti mosi-guard memiliki sifat anti-virus jika dicampur dengan virus dalam fase cair dan pada permukaan uji.

"Mencampur suspensi virus dengan semprotan Mosi-guard atau komponen penyusun terpilih menghasilkan penurunan SARS-CoV-2," kata penelitian tersebut. "Pada konsentrasi tinggi, mosi-guard memberikan penurunan (virus) yang signifikan," tambahnya.

Citriodiol terbuat dari minyak pada daun dan ranting pohon eucalyptus citriodora yang ditemukan di Asia, Amerika Selatan, dan Afrika.

"DSTL berharap temuan dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai batu loncatan bagi organisasi lain untuk memperluas dan mengembangkan penelitian, serta untuk mengkonfirmasi temuan dalam publikasi ini," katanya.

Sebelumnya pada Mei, Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace mengatakan bahwa angkatan bersenjata Inggris diberi obat pengusir serangga untuk menawarkan perlindungan potensial terhadap virus corona.

Dia mengatakan semprotan berbahan dasar Citriodiol telah diberikan kepada personel setelah Surgeon General menyatakan bahwa semprotan tidak membahayakan dan harus digunakan sebagai pelindung tambahan untuk mencegah  paparan virus corona. Namun, studi ini belum ditinjau oleh rekan peneliti lain.

Kementerian Pertanian Indonesia (Kementan) juga beberapa waktu lalu meluncurkan serangkaian inovasi produk antivirus berbahan eucalyptus yang dinilai mampu menangkal Covid-19.

Dilansir dari Suara.com, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa terobosan ini memiliki hasil pengujian terhadap Virus Influenza, Virus Beta, Gamma Corona yang disebut bisa membunuh 80 hingga 100 persen virus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Nakes Positif Covid-19, IGD RS Pratama Jogja Sementara Ditutup

7 Nakes Positif Covid-19, IGD RS Pratama Jogja Sementara Ditutup

Jogja | Kamis, 27 Agustus 2020 | 08:44 WIB

30 Perusahaan di Kabupaten Bekasi Laporkan Kasus Covid-19, LG Paling Banyak

30 Perusahaan di Kabupaten Bekasi Laporkan Kasus Covid-19, LG Paling Banyak

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2020 | 08:35 WIB

Peneliti Membenarkan Seseorang Dapat Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Peneliti Membenarkan Seseorang Dapat Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2020 | 07:57 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×