Obesitas Sebabkan Komplikasi hingga Kurang Efektifnya Vaksin Covid-19

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:30 WIB
Obesitas Sebabkan Komplikasi hingga Kurang Efektifnya Vaksin Covid-19
Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Obesitas meningkatkan risiko seseorang tertular virus corona, menderita Covid-19 parah, hingga berisiko tinggi mengalami kematian, menurut sebuah studi dari University fo North Carolina di Chapel Hill, AS.

Para peneliti mengatakan ada juga kekhawatiram vaksin menjadi kurang efektif untuk orang obesitas karena respon kekebalan yang lemah.

Para ilmuwan di UNC meninjau data dari 75 penelitian yang dilakukan antara Januari dan Juni yang melibatkan 400.000 pasien virus corona.

Mereka menemukan orang gemuk memiliki risiko 46 persen lebih mungkin tertular Covid-19, dan 113 persen berisiko mengalami peningkatan risiko dirawat di rumah sakit.

Ditambah peluang mereka untuk dirawat di ruang ICU 74 persen lebih besar daripada mereka yang tidak obesitas. Mereka juga berisiko 48 persen lebih besar meninggal akibat virus.

Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Tim peneliti melaporkan temuan ini pada Rabu (26/8/2020) di jurnal Obesity Reviews.

Dilansir CNN, obesitas sudah menjadi faktor risiko untuk kasus Covid-19 yang lebih parah karena penyakit penyerta dari kondisi tersebut, seperti penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

"Orang dengan obesitas juga lebih mungkin mengalami penyakit fisik yang membuat tubuh lebih sulit melawan penyakit ini, seperti apnea tidur, yang meningkatkan hipertensi paru, atau indeks massa tubuh yang meningkatkan kesulitan di rumah sakit dengan intubasi," jelas Melinda Beck, profesor di Gillings School of Global Public Health UNC.

Saat penelitian berlanjut pada vaksin virus corona potensial, Beck menunjuk pada penelitian sebelumnya yang menemukan hubungan antara obesitas orang dewasa dan vaksin flu yang kurang efektif. Dia merasa hal yang sama bisa berlaku untuk Covid-19.

baca juga

"Namun, kami tidak mengatakan bahwa vaksin tidak akan efektif pada orang dengan obesitas, tetapi obesitas harus dipertimbangkan sebagai faktor pengubah untuk pengujian vaksin," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayang-Bayang Resesi Ekonomi, Obesitas Regulasi Perlu Penanganan Segera

Bayang-Bayang Resesi Ekonomi, Obesitas Regulasi Perlu Penanganan Segera

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:05 WIB

Studi: Orang Obesitas Memiliki Risiko Tinggi Alami Kematian akibat Covid-19

Studi: Orang Obesitas Memiliki Risiko Tinggi Alami Kematian akibat Covid-19

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:31 WIB

Waduh, Vaksin Corona Disebut Tidak Terlalu Efektif Pada Orang Obesitas

Waduh, Vaksin Corona Disebut Tidak Terlalu Efektif Pada Orang Obesitas

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:50 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB