Nutrisi untuk Atlet, Bolehkah Atlet Profesional Konsumsi MSG?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 10:55 WIB
Nutrisi untuk Atlet, Bolehkah Atlet Profesional Konsumsi MSG?
Ilustrasi nutrisi untuk atlet. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Olahraga Nasional atau Haornas 2020 yang jatuh pada 9 September kemarin, menjadi ajang kembali memperhatikan pembinaan para atlet Indonesia, yang tidak hanya sekadar fokus melatih kekuatan fisik tapi juga memperhatikan asupan nutrisi untuk atlet. Karena menurut ahli gizi olahraga atau sport nutritionist, Emilia Achmadi, nutrisi jadi hal dasar dan fundamental yang harus diperhatikan untuk menunjang prestasi atlet di dunia olahraga internasional.

“Untuk pembentukan dan kekuatan otot, fokus ditujukan pada jenis dan kuantitas karbohidrat serta protein. Untuk daya tahan tubuh, fokus akan tertuju pada protein dan mikronutrisi seperti vitamin C dan seng. Namun, semua komponen nutrisi penting untuk physical development dan peak performance seorang atlet,” ungkap Emili, melalui rilis pengenalan Winning Meals Kachimeshi PT Ajinomoto Indonesia yang diterima suara.com, Kamis (10/9/2020).

Asupan nutrisi harus sangat diperhatikan bukan hanya setelah menjadi atlet profesional, tapi jauh sebelum itu saat atlet dilatih menjadi profesional, dan ketika memulai karir sebagai atlet junior, program nutrisi jadi hal mutlak yang harus dipenuhi.

Dalam program nutrisi, sehat saja tidak cukup, tapi makanan yang diberikan harus penuhi aspek cita rasa agar sesuai dengan kebutuhan kebutuhan harian para atlet.

“Cita rasa menjadi salah satu faktor penting untuk seorang atlet mengingat jumlah kalori yang harus dikonsumsi setiap harinya,” terang Emili.

Jika kita berpikir para atlet tidak boleh mengonsumsi MSG, itu keliru. MSG masuk dalam salah satu 5 rasa dasar yang mampu dideteksi lidah manusia dan itu harus dipenuhi agar fungsi pengecapan tetap berjalan.

“Ada 5 rasa dasar yang dapat dideteksi oleh lidah manusia, manis, pahit, asam, asin, umami. Semua rasa ini kita dapati dengan menggunakan bumbu seperti gula, garam, MSG, merica, dan lain-lain. Saya rasa dengan penggunaan bumbu umami secukupnya, maka ini menjadi salah satu faktor penting dalam makanan yang dibutuhkan seorang atlet,” jelas Emili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Menu Berkuah yang Cocok Dinikmati Saat Hujan

5 Menu Berkuah yang Cocok Dinikmati Saat Hujan

Riau | Kamis, 10 September 2020 | 10:08 WIB

Cara Memasak Nasi Anti Mainstream Versi Uncle Roger dan Hersha Patel

Cara Memasak Nasi Anti Mainstream Versi Uncle Roger dan Hersha Patel

Video | Minggu, 06 September 2020 | 08:30 WIB

Orangtua, Ini yang Harus Dilakukan Agar Nutrisi Anak Terserap Sempurna

Orangtua, Ini yang Harus Dilakukan Agar Nutrisi Anak Terserap Sempurna

Health | Rabu, 02 September 2020 | 16:51 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB