Cegah Covid-19, Mahasiswa UMM Buat Sabun Cuci Tangan Pakai Lerak

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 10 September 2020 | 13:15 WIB
Cegah Covid-19, Mahasiswa UMM Buat Sabun Cuci Tangan Pakai Lerak
Sabun cuci tangan dari lerak. (Dok: Dewi Wahyuni)

Suara.com - Berbagai inovasi terus dilakukan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Program Pengabdian Masyarakat (PMM) Kelompok 35 dan Kelompok 41 Gelombang 3 berinovasi.

Bersama dengan bu-Ibu Desa Pandanrejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, mereka berinovasi membuat sabun cuci tangan berbahan dasar Lerak (Sapindus rarak dc.).

"Lerak sendiri merupakan salah satu tanaman yang hanya ada Indonesia dan biasa digunakan masyarakat untuk mencuci batik atau sebagai pengganti detergen yang ramah lingkungan," ujar salah satu mahasiswa, Dewi Wahyuni, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis, (10/9/2020).

Dewi menjelaskan, bahwa berdasarkan ilmu yang diberikan secara turun-temurun, masyarakat Desa Pandanrejo menggunakan lerak untuk mencuci batik. Namun seiring dengan maraknya produk-produk berbahan kimia Lerak jadi tidak lagi diminati. padahal di desa tersebut masih terdapat pohon sejumlah lerak.

Sabun cuci tangan dari lerak. (Dok: Dewi Wahyuni)
Sabun cuci tangan dari lerak. (Dok: Dewi Wahyuni)

"Lerak berpotensi untuk diolah menjadi sabun cuci tangan dikarenakan terdapat senyawa kimia bernama saponin. Salah satu tanda yang bisa kita amati bahwa Lerak mengandung saponin yaitu terdapat busa yang cukup banyak saat lerak dicampurkan," ujar Dewi Cahyani.

Tim PMM Kelompok 35 dan 41 memberikan pelatihan cara pembuatan lerak yang paling efektif sehingga saponin di dalamnya bisa memberikan manfaat maksimal dalam membunuh kuman.

"Kegiatan pelatihan ini kami awali dengan pemberian materi mengenai senyawa kimia saponin, pembuatan sabun cuci tangan lerak, packaging, dan cara penyimpanannya," kata Dewi. 
Program Pengabdian Masyarakat (PMM) merupakan kegiatan pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berada di bawah naungan Direktorat Penelitian dan Program Pengabdian Masyarakat (PMM).

Program tersebut terdiri dari beberapa jenis yang salah satunya Program Pengabdian Masyarakat Bhaktimu Negeri. Kegiatan kami diawasi dan dibimbing langsung oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Lilis Setyowati, S.Kep., MSc. selaku dosen Prodi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Inggris Bikin Alat Pemeriksa Risiko Kematian Pasien Covid-19

Ilmuwan Inggris Bikin Alat Pemeriksa Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Kamis, 10 September 2020 | 13:01 WIB

Universitas di Turki Kembangkan Alat Uji Covid-19, Hasilnya 8 Menit

Universitas di Turki Kembangkan Alat Uji Covid-19, Hasilnya 8 Menit

Video | Kamis, 10 September 2020 | 11:55 WIB

Kasus Covid-19 Mengkhawatirkan, Solo Siapkan Perwali Isolasi Wilayah

Kasus Covid-19 Mengkhawatirkan, Solo Siapkan Perwali Isolasi Wilayah

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Serahkan Bukti Warga ke BPS, Pospera Beri Waktu 3 Bulan Perbaiki Penetapan Desil

Serahkan Bukti Warga ke BPS, Pospera Beri Waktu 3 Bulan Perbaiki Penetapan Desil

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Tidak Hanya Micellar Water, Ini 5 Rekomendasi Cleansing Balm untuk Membersihkan Sisa Riasan

Tidak Hanya Micellar Water, Ini 5 Rekomendasi Cleansing Balm untuk Membersihkan Sisa Riasan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:34 WIB

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:30 WIB

DPR Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Kepercayaan Investor Dijaga

DPR Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Kepercayaan Investor Dijaga

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:25 WIB

5 Rekomendasi Dehumidifier Terbaik untuk Atasi Ruangan Lembap, Mana Paling Worth It?

5 Rekomendasi Dehumidifier Terbaik untuk Atasi Ruangan Lembap, Mana Paling Worth It?

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:20 WIB

5 Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Solusi Kulit Bebas Jerawat

5 Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Solusi Kulit Bebas Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×