Menyehatkan, Konsumsi 4 Makanan Penurun Risiko Kanker Payudara

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 14:42 WIB
Menyehatkan, Konsumsi 4 Makanan Penurun Risiko Kanker Payudara
Ilustrasi apel

Suara.com - Pola makan memang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk kanker payudara. Bahkan sebuah studi yang diterbitkan dalam American Society of Clinical Oncology 2015 Education Book menunjukkan kebiasaan makan dan olahraga dapat mencegah 25 hingga 30 persen kasus kanker payudara.

Oleh karena itu, makan sehat tentu sangat berpengaruh pada penurunan risiko kanker payudara. Melansir dari Healthshots, berikut adalah makanan sehat yang bisa menurunkan risiko kanker payudara, antara lain:

1. Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, bahan kimia kuning cerah yang diklaim dapat membantu melawan tumor kanker payudara. Senyawa ini juga memiliki sifat anti-peradangan yang baik untuk tubuh secara umum.

2. Brokoli

Sering disebut makanan super, brokoli juga disebut mampu menghalangi pertumbuhan tumor. Brokoli sendiri kaya akan vitamin dan mineral seperti folat dan vitamin K.

Selain itu, brokoli juga mengandung fitonutrien yang dipercaya dapat menurunkan peradangan dan mengurangi risiko terkena kanker.

Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]
Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]

3. Apel

Apel merupakan sumber antioksidan, serat, dan senyawa lain yang dikenal dapat melindungi tubuh dari kanker payudara. Namun Anda perlu memakan dengan kulitnya, karena sebagian kandungan nutrisi apel terdapat pada kulit.

Selain itu apel juga sangat mengenyangkan sehingga bisa menekan nafsu makan dan membantu turunkan berat badan. 

4. Delima

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity pada 2015 menunjukkan bahwa buah delima mengandung senyawa yang dapat membantu mencegah pertumbuhan kanker.

Selain kanker payudara, buah delima juga dikenal melindungi jantung dan melawan kanker prostat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keterlambatan Diagnosis Kanker Payudara pada Pria Bisa Berakibat Fatal

Keterlambatan Diagnosis Kanker Payudara pada Pria Bisa Berakibat Fatal

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 07:46 WIB

Sering Diabaikan, Simak 4 Faktor Risiko Kanker Payudara

Sering Diabaikan, Simak 4 Faktor Risiko Kanker Payudara

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 14:28 WIB

Kontroversi No Bra Day, Benarkah Pakai Bra Sebabkan Kanker Payudara?

Kontroversi No Bra Day, Benarkah Pakai Bra Sebabkan Kanker Payudara?

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB