Anak Vanessa Angel Kena Kolik, Ketahui Cara Meredakan Kondisi Ini

Yasinta Rahmawati

Senin, 30 November 2020 | 16:00 WIB
Anak Vanessa Angel Kena Kolik, Ketahui Cara Meredakan Kondisi Ini
Suami Vanessa Angel, Bibi Ardiansyah dan anaknya. [Instagram/@vanessaangelofficial]

Suara.com - Aktris Vanessa Angel sendiri sedang mendekam di penjara arena kasus kepemilikan 20 butir psikotropika jenis Xanax. Vanessa mendapat hukuman pidana penjara selama tiga bulan.

Suami Vanessa, yakni Febri Ardiansyah pun baru-baru ini mengunggah Instagram Story tentang anak mereka, Gala, di akun milik Vanessa.

Ia mengutarakan bahwa Gala sering menangis hingga berjam-jam, bahkan semalaman semenjak ibunya mendekam di penjara. Dalam postingan, Febri menduga bahwa anaknya sedang terkena kolik.

"Sepertinya Gala terkena kolik karena dalam 4 hari ini nangis terus dari jam 11 - 6 pagi. Ada ide moms cara mengatasinya? aku abis tanya dokter DSA katanya gapapa. tapi ya gw kasian juga ini anak kurang sentuhan maminya," tulis Bibi Ardiansyah.

Rewel dan menangis adalah hal yang wajar bagi bayi, terutama selama tiga bulan pertama. Secara umum, kolik didefinisikan sebagai bayi sehat yang menangis berkepanjangan selama tiga jam atau lebih sehari, tiga kali atau lebih dalam seminggu, dan setidaknya selama tiga minggu.

Aktris Vanessa Angel akan masuk ke mobilnya sambil menggendong anaknya, Gala Sky usai  menjalani sidang putusan terkait kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (5/11). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktris Vanessa Angel akan masuk ke mobilnya sambil menggendong anaknya, Gala Sky usai menjalani sidang putusan terkait kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (5/11). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dilansir dari Mayo Clinic, kolik bisa sangat membuat frustasi bagi orang tua karena tangisan bayi terjadi tanpa alasan yang jelas dan tidak ada penghiburan yang tampaknya membawa kelegaan. Kolik sering terjadi pada malam hari, ketika orang tua sendiri sering lelah.

Kolik biasanya memuncak saat bayi berusia sekitar enam minggu dan menurun secara signifikan setelah usia tiga hingga empat bulan.

Karena penyebab kolik tidak jelas dan kolik akan sembuh dengan sendirinya, maka tidak ada pengobatan yang bisa dilakukan. Dokter anak biasanya akan merekomendasikan beberapa hal yang mungkin bisa menenangkan bayi.

Beberapa langkah untuk menenangkan bayi Anda saat terkena kolik meliputi:

baca juga
  • Pastikan bayi tidak lapar
  • Jika Anda sedang menyusui, tanyakan kepada dokter Anda apakah obat yang Anda minum atau makanan yang Anda makan dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada anak
  • Ubah posisi tubuhnya, baik duduk atau berbaring. Pegang saat Anda berjalan-jalan. Goyangkan atau pijat punggungnya
  • Gunakan empeng
  • Bedong bayi Anda
  • Pegang mereka dengan kulit telanjang menempel pada kulit Anda
  • Bawa mereka untuk naik mobil
  • Letakkan di kursi berayun atau bergetar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Vanessa Angel Diserang Penyakit Kolik, Menangis Semalaman

Anak Vanessa Angel Diserang Penyakit Kolik, Menangis Semalaman

Batam | Senin, 30 November 2020 | 13:34 WIB

Vanessa Angel Dipenjara, Anaknya Terserang Penyakit Kolik, 6 Jam Nangis

Vanessa Angel Dipenjara, Anaknya Terserang Penyakit Kolik, 6 Jam Nangis

Kalbar | Senin, 30 November 2020 | 13:29 WIB

Bayi Vanessa Angel Terserang Kolik, Begini Gejalanya

Bayi Vanessa Angel Terserang Kolik, Begini Gejalanya

Entertainment | Senin, 30 November 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×