Enam Gangguan Psikologis Paling Sering Dialami Saat Pandemi, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Sabtu, 12 Desember 2020 | 19:27 WIB
Enam Gangguan Psikologis Paling Sering Dialami Saat Pandemi, Apa Saja?
Ilustrasi gangguan psikologis. (shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19, bukan hanya kesehatan fisik yang terdampak, melainkan juga kesehatan mental. Psikolog Klinis, Veronica Adesla, mengatakan bahwa ada enam gangguan psikologis tertinggi yang dialami masyarakat selama pandemi Covid-19.

Enam gangguan ini antara lain hambatan belajar, keluhan stres, keluhan kecemasan, mood swing atau suasana hati yang berubah-ubah, gangguan kecemasan, dan keluhan somatis atau merasakan sakit pada tubuh tanpa diketahui penyebabnya medis.

“Data ini merupakan hasil dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia yang melakukan pendampingan psikologis gratis baik secara konsultasi online maupun offline saat masa pandemi,” ujar Veronica dalam pernyataannya saat dihubungi Suara.com, Jumat (11/12/2020).

Menurutnya, kejenuhan atas situasi pandemi ini menjadi pemicu gangguan psikologis. Apalagi banyak hal diluar kebiasaan yang harus dijalani atau karena kehilangan pekerjaan, sehingga hanya berada di rumah saja.

Ilustrasi depresi (Pixabay)
Ilustrasi gangguan psikoligis.  (Pixabay)

“Mindset orang mengenai aktivitas seluruh kehidupan dipaksa harus mulai berubah karena pandemi ini. Kondisi gangguan psikologis kemungkinan akan terjadi karena masalah ini, dan ini perlu segera ditangani dengan serius, jangan dibiarkan begitu saja,” jelasnya.

Untuk mengatasinya, dia menyarankan masyarakat untuk bisa mengontrol kesehatan mental dengan kembali lagi berdamai dengan Covid-19. Selain itu bisa juga dengan merefleksikan diri, berolahraga dan juga memanfaatkan bermain bersama keluarga.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi baca informasi tentang Covid-19 yang membuat cemas. Jika membaca, bacalah informasi dari sumber media yang memang bisa dipercaya, bukan hanya apa yang beredar dari media social.

“Kesehatan mental dan fisik memiliki kesinambungan. Orang bisa sakit fisik saat mentalnya sedang terganggu, begitupun sebaliknya. Dan, ini akan berpengaruh terhadap hormon-hormon baik yang dibutuhkan tubuh, seperti hormon adrenalin, dopamine dan endorphine,” tutur Veronica.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesadaran Politik Masyarakat Riau Naik di Tengah Pandemi Covid-19

Kesadaran Politik Masyarakat Riau Naik di Tengah Pandemi Covid-19

Riau | Sabtu, 12 Desember 2020 | 10:32 WIB

Kesehatan Mental Terdampak Selama Pandemi, Ini Cara Mengatasinya

Kesehatan Mental Terdampak Selama Pandemi, Ini Cara Mengatasinya

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 18:10 WIB

Weekend Bike Thru, Eka Hospital Layani Rapid Tes bagi Pesepeda

Weekend Bike Thru, Eka Hospital Layani Rapid Tes bagi Pesepeda

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 18:06 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB