Ahli: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tetap Berisiko Komplikasi Neurologis

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 21 Desember 2020 | 17:20 WIB
Ahli: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tetap Berisiko Komplikasi Neurologis
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Kompilasi neurologis mulai umum terjadi pada pasien Covid-19. Kondisi ini bisa menimbulkan stroke, kejang, hingga perubahan status mental. Sayangnya komplikasi neurologis akibat Covid-19 bisa terjadi pada pasien dengan gejala sedang.

"Ada beragam mekanisme di mana Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi neurologis. Komplikasi ini dapat terjadi akibat respons imunologis tubuh terhadap virus," ujar Dr. Pria Anand, Kepala Divisi Neurlogi di Boston University School of Medicine pada Medical News.

Studi ini dilakukan bekerja sama dengan rekan-rekan peneliti lain dari Departemen Neurologi dan Penyakit Menular di Boston Medical Center, termasuk Drs. Anna Cervantes-Arslanian, Nahid Bhadelia, Davidson Hamer, Lan Zhou, dan David Greer.

"Semua pasien yang dilibatkan dalam penelitian kami memiliki komplikasi neurologis dan mayoritas tidak sakit kritis," ujar dokter Anand.

"Ini menunjukkan bahwa komplikasi ini tidak terbatas hanya pada pasien yang membutuhkan perawatan ICU atau ventilator," imbuhnya.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Melansir dari Medical News, dokter Pria Anand juga menyatakan bahwa kondisi kesehatan yang mendasari dapat mempengaruhi orang untuk mengalami komplikasi neurologis, seperti pasien yang sudah memiliki penyakit ginjal kronis.

Komplikasi neurologis memang lebih umum pada pasien yang lebih tua, terutama mereka dengan kondisi penyakit yang mendasari. Namun beberapa penelitian menemukan bahwa orang dewasa yang lebih muda dengan Covid-19 berisiko mengalami komplikasi neurologis yang parah seperti stroke.

"Fakta bahwa kami melihat komplikasi neurologis bahkan pada pasien yang tidak sakit kritis menunjukkan bahwa bahkan pasien dengan Covid-19 asimptomatik atau ringan yang tidak datang ke perawatan medis mungkin berisiko mengalami komplikasi ini juga," ujar dokter Anand. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Punya Swab Test Negatif COVID-19 Tak Jamin Bisa Naik Kereta Api

Ternyata Punya Swab Test Negatif COVID-19 Tak Jamin Bisa Naik Kereta Api

Bogor | Senin, 21 Desember 2020 | 16:57 WIB

Sebut Kota Malang Masuk Zona Hitam, Pria 52 Tahun Ini Dibekuk Polisi

Sebut Kota Malang Masuk Zona Hitam, Pria 52 Tahun Ini Dibekuk Polisi

Malang | Senin, 21 Desember 2020 | 16:54 WIB

Menteri Bambang: Mohon Maaf, Dokter Kita Lebih Senang Pakai Obat Impor

Menteri Bambang: Mohon Maaf, Dokter Kita Lebih Senang Pakai Obat Impor

News | Senin, 21 Desember 2020 | 16:47 WIB

Terkini

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×