Duh! WHO Sebut Herd Immunity Covid-19 Tidak Akan Terbentuk Pada 2021

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 12 Januari 2021 | 13:56 WIB
Duh! WHO Sebut Herd Immunity Covid-19 Tidak Akan Terbentuk Pada 2021
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan bahwa meskipun banyak negara mulai meluncurkan program vaksinasi untuk menghentikan Covid-19, kekebalan kawanan atau Herd Immunity sangat tidak mungkin terjadi tahun ini.

Dilansir dari Canberra Times, Dr Soumya Swaminathan mengatakan bahwa di negara dengan tingkat penularan yang tinggi harus tetap mempertahankan jarak sosial yang ketat dan langkah-langkah pengendalian wabah lainnya di masa mendatang.

Dalam beberapa pekan terakhir, Inggris, AS, Prancis, Kanada, Jerman, Israel, Belanda, dan lainnya telah mulai memvaksinasi jutaan warganya terhadap virus korona.

Pemerintah Indonesia sendiri akan memulai vaksinasi Covid-19 pada Rabu, 13 Januari 2021. Program vaksinasi akan berlangsung selama 15 bulan dengan target 181,5 juta penduduk disuntik vaksin atau 70 persen dari total masyarakat Indonesia. 

Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]
Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]

"Bahkan saat vaksin mulai melindungi yang paling rentan, kami tidak akan mencapai tingkat kekebalan populasi atau kekebalan kawanan pada tahun 2021," kata Swaminathan.

"Bahkan jika itu terjadi di beberapa kantong, di beberapa negara, itu tidak akan melindungi orang di seluruh dunia."

Para ilmuwan biasanya memperkirakan bahwa tingkat vaksinasi sekitar 70 persen diperlukan untuk kekebalan kawanan, di mana seluruh populasi dilindungi dari suatu penyakit.

Tetapi beberapa khawatir bahwa sifat Covid-19 yang sangat menular dapat membutuhkan ambang batas yang jauh lebih tinggi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Minta Semua RS Tambah 30-40 Persen Tempat Tidur Pasien Covid-19

Menkes Minta Semua RS Tambah 30-40 Persen Tempat Tidur Pasien Covid-19

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 13:53 WIB

Efikasi Vaksin Covid-19 Sinovac 65 Persen, Tuai Tanggapan Profesor UGM

Efikasi Vaksin Covid-19 Sinovac 65 Persen, Tuai Tanggapan Profesor UGM

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 13:46 WIB

Alhamdulillah Bahan Baku Vaksin COVID-19 Sinovac Sampai Indonesia

Alhamdulillah Bahan Baku Vaksin COVID-19 Sinovac Sampai Indonesia

Bogor | Selasa, 12 Januari 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

Italia Siaga! Anak Muda Dikoordinir via Telegram Siapkan Penjarahan dan Serangan Bom Molotov

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember, Gus Ipul Pastikan Pendampingan Unhan Berlanjut

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Tenaga Ahli Diekspor, Teknologi Diimpor: Paradoks Pembangunan Indonesia

Tenaga Ahli Diekspor, Teknologi Diimpor: Paradoks Pembangunan Indonesia

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:50 WIB

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Selfie Jernih untuk Live TikTok

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Selfie Jernih untuk Live TikTok

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Penjualan BYD M6 Belum Mampu Mengusik Takhta Toyota Avanza Veloz di Pasar MPV

Penjualan BYD M6 Belum Mampu Mengusik Takhta Toyota Avanza Veloz di Pasar MPV

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Biang Kerok Kekalahan Persib Bandung dari Madura United Bikin Igor Tolic Senewen

Biang Kerok Kekalahan Persib Bandung dari Madura United Bikin Igor Tolic Senewen

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:42 WIB

×