Duka Sriwijaya Air, Bagaimana Cara Menghibur Keluarga yang Ditinggalkan?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 12:55 WIB
Duka Sriwijaya Air, Bagaimana Cara Menghibur Keluarga yang Ditinggalkan?
ILUSTRASI: Sriwijaya Air Boeing 737-500 at Jakarta airport (CGK) in Indonesia. ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)

Suara.com - Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di gugusan Kepulauan Seribu, Utara Jakarta, pada Sabtu (9/1/2021) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Berdasarkan data manifest, pesawat membawa 62 orang, terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut terbagi menjadi 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, enam kru aktif, serta enam kru ekstra.

Hingga kini, banyak keluarga masih menuggu informasi lebih lanjut mengenai orang terkasih mereka yang menjadi penumpang pesawat tersebut.

Bagaimana cara kita membantu orang terdekat yang sedang berduka?

Mungkin hal ini cukup sulit untuk mengetahui apa yang harus Anda katakan atau lakukan untuk mendukung mereka. Namun bukan berarti Anda harus menyerah.

Petugas gabungan memeriksa kantung jenazah berisi bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas gabungan memeriksa kantung jenazah berisi bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Meski tidak bisa menghilangkan rasa sakitnya, kehadiran Anda justru penting. Sadarilah bahwa kesedihan adalah proses bertahap.

Penting untuk bersikap fleksibel dan terbuka terhadap cara berduka seseorang. Melansir laman Harvard Health Publishing, berikut cara membantu kerabat yang sedang berduka:

1. Menyebut nama

Jangan takut untuk menyebut nama anggota keluarga yang meninggal, sebab hal ini tidak akan membuat mereka bertambah sedih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Belum Ada Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi dari DNA?

Mengapa Belum Ada Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi dari DNA?

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 12:27 WIB

Alasan Polri Belum Serahkan Korban Sriwijaya Air ke Keluarga

Alasan Polri Belum Serahkan Korban Sriwijaya Air ke Keluarga

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 12:20 WIB

Diterjang Gelombang 2,5 Meter, Kapal Basarnas Urung Cari Pesawat Sriwijaya

Diterjang Gelombang 2,5 Meter, Kapal Basarnas Urung Cari Pesawat Sriwijaya

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 12:16 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB