Lagi Populer, Benarkah Diet Puasa Intermiten Cepat Turunkan Berat Badan?

Bimo Aria Fundrika, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 24 Maret 2021 | 13:30 WIB
Lagi Populer, Benarkah Diet Puasa Intermiten Cepat Turunkan Berat Badan?
Ilustrasi diet (Shutterstock)

Suara.com - Puasa intermiten adalah salah satu tren diet yang paling banyak dibicarakan saat ini. Dalam metode diet ini mengharuskan orang untuk melakukan puasa jangka pendek secara berkala.

Caranya dengan membatasi konsumsi kalori secara drastis untuk hari-hari tertentu dalam seminggu atau selama jendela tertentu dalam sehari.

Pendukung diet itu mengklaim bahwa itu bagus untuk menurunkan berat badan dan membantu mencegah penyakit jantung.Namun dokter dan ahli telah memperingatkan bahwa diet ini bukan untuk semua orang.

Kebanyakan pria yang telah mencoba diet melaporkan hasil positif.  Namun, seperti dilansir melalui Times of India,  bagi banyak perempuan, semua jenis puasa intermiten, baik puasa semalam 16 jam atau membatasi kalori pada 500 selama dua hari seminggu telah menjadi bumerang.

Puasa intermiten memiliki berbagai efek samping, termasuk makan berlebihan, tidur yang buruk dan kehilangan otot. Sesuai studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Cell melaporkan, mungkin ada efek samping lain dari puasa intermiten, lemak visceral Anda yang juga disebut lemak perut berpotensi tidak hilang dan dapat membangun ketahanan terhadap puasa.

Para peneliti di Australia memeriksa berbagai jenis jaringan lemak pada tikus untuk melihat bagaimana jaringan tersebut merespons secara berbeda terhadap puasa setiap dua hari, yang juga disebut puasa alternatif.

Fisiologi tikus mirip dengan manusia, tetapi metabolisme mereka jauh lebih cepat, memungkinkan para ilmuwan untuk mengamati perubahan lebih cepat daripada percobaan pada manusia dan juga memeriksa masalah yang sulit untuk diambil sampelnya pada manusia.

Diketahui bahwa ketika dalam keadaan berpuasa, lemak perut beradaptasi untuk melindungi simpanan energinya. Selama puasa, jaringan lemak memberikan energi ke seluruh tubuh dengan menyadari molekul asam lemak.

Namun, lemak perut menjadi resisten terhadap pelepasan asam lemak ini selama puasa. Ada juga tanda-tanda bahwa lemak perut dan lemak subkutan meningkatkan kemampuan mereka untuk menyimpan energi sebagai lemak dan kemungkinan besar dengan cepat membangun kembali timbunan lemak sebelum periode puasa berikutnya.

baca juga

Dengan kata lain, jika Anda telah mencoba berpuasa dua hari sekali dan belum melihat hasil apa pun, itu bisa jadi karena Anda memiliki lemak visceral yang sangat mudah beradaptasi.

Temuan penelitian ini mungkin tidak diterapkan pada pola makan yang berbeda seperti diet 5: 2, yang umum terjadi pada orang yang ingin menurunkan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diet Kantong Plastik Kota Cimahi Tunggu Evaluasi Gubernur

Diet Kantong Plastik Kota Cimahi Tunggu Evaluasi Gubernur

Jabar | Selasa, 23 Maret 2021 | 17:30 WIB

Tips Pilih Diet di Tengah Pandemi, Begini Saran Ahli

Tips Pilih Diet di Tengah Pandemi, Begini Saran Ahli

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 11:55 WIB

Berat Bila Teringat Rina Gunawan, Teddy Syah: Saya Takut Buka Youtube

Berat Bila Teringat Rina Gunawan, Teddy Syah: Saya Takut Buka Youtube

Sumut | Minggu, 21 Maret 2021 | 11:42 WIB

Terkini

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:28 WIB

×