Vaksin Gotong Royong Diharapkan Percepat Herd Immunity

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 20 Mei 2021 | 18:45 WIB
Vaksin Gotong Royong Diharapkan Percepat Herd Immunity
Ilustrasi Vaksin Gotong Royong. (Dok: Mayora Group)

Suara.com - Program vaksinasi gotong royong saat ini tengah dilakukan pemerintah. Sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Kamar Dagang Indonesia juga telah melakukan vaksinasi Covid-19 lewat mekanisme vaksin gotong royong ini.

“Perekonomian digerakkan oleh pekerja, karena itu pekerja harus mendapat prioritas vaksinasi dan keluarga para pekerja, salah satunya lewat vaksin gotong royong,” ungkap Direktur Riset CORE (Center of Reform on Economics) Piter Abdullah, Kamis (20/5/2021).

Lewat keterangan rilis yang diterima Suara.com hari ini, ia menegaskan bahwa vaksinasi bagi pekerja merupakan upaya untuk memulihkan perekonomian nasional.

Menurutnya, keberhasilan vaksinasi secara menyeluruh termasuk pekerja, akan mendorong percepatan terbentuknya herd immunity.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

“Pada akhirnya, itu akan membantu mengakhiri pandemi, sehingga pemulihan ekonomi nasional bisa terjadi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, vaksinasi gotong royong telah dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2021. Hingga saat ini ada 19 perusahaan yang memulai vaksinasi pada tahap pertama.

Vaksinasi gotong royong bagi para pekerja sendiri ditanggung biayanya oleh pihak perusahaan. Sehingga pekerja tidak perlu lagi membayar.

“Vaksinasi gotong royong adalah upaya untuk menanggung beban biaya vaksin bersama-sama, agar bisa terjadinya pelaksanaan vaksinasi,” pungkas Pitter Abdullah.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 10 tahun 2021 pasal 3 ayat 4 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dengan tegas menjamin karyawan/ti hingga keluarga dalam program Vaksinasi Gotong Royong, tidak dipungut biaya alias gratis.

baca juga

"Saya kembali ingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa program vaksinasi gotong royong dilakukan tanpa dipungut biaya sedikit pun, perusahaan yang ikut serta dalam program ini juga dilarang memotong gaji karyawan untuk kepentingan program vaksinasi gotong royong," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boris Johnson Sebut Semua Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Virus Corona India

Boris Johnson Sebut Semua Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Virus Corona India

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 17:30 WIB

Rapid Test Antigen Secara Acak di Balikpapan, Ini Hasilnya

Rapid Test Antigen Secara Acak di Balikpapan, Ini Hasilnya

Kaltim | Kamis, 20 Mei 2021 | 17:30 WIB

Fleksibilitas Pfizer Meningkat, Bisa Disimpan di Freezer hingga 31 Hari

Fleksibilitas Pfizer Meningkat, Bisa Disimpan di Freezer hingga 31 Hari

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 16:51 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×