Kena Efek Samping Vaksin di Lengan, Ternyata Ini yang Lagi Terjadi di Tubuh Anda

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Rabu, 07 Juli 2021 | 17:22 WIB
Kena Efek Samping Vaksin di Lengan, Ternyata Ini yang Lagi Terjadi di Tubuh Anda
Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Suara.com - Ada banyak efek samping vaksin Covid-19 yang sifatnya ringan dan reaktogenik. Sebagian besar efek ini cenderung bisa sembuh dengan sendirinya.  Salah satu efek yang paling sering terjadi adalah nyeri lengan pasca vaksinasi. 

Melansir dari Medicinenet, pasca-vaksinasi, tempat suntikan sering kali menjadi sakit, nyeri atau kadang-kadang bahkan membengkak karena peradangan. Ini juga merupakan salah satu laporan efek samping vaksin yang paling umum di seluruh dunia.

Efek samping dengan vaksin dapat muncul dalam beberapa cara, sebagian besar dalam bentuk reaksi sistematis dan inflamasi. Pada kebanyakan orang yang divaksinasi, nyeri di lengan tempat Anda ditusuk atau mengalami nyeri, kaku, kesulitan menggerakkan lengan bisa menjadi reaksi umum.

Rasa sakit dan nyeri di tempat suntikan sebenarnya adalah salah satu efek samping pertama yang muncul ketika Anda mendapatkan suntikan vaksin. Ini juga merupakan bagian dari respons lokal ketika Anda divaksinasi, yaitu efek yang muncul di tempat yang tepat di mana jab diberikan.

Reaksi yang menyebabkan nyeri lengan adalah contoh bagaimana tubuh pertama kali merasakan vaksin. Ketika Anda mendapatkan suntikan, tubuh menganggapnya sebagai cedera, seperti pendarahan atau luka dan mengirimkan sel kekebalan ke lengan dan melemaskan pembuluh darah. 

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)


Sebagai bagian dari proses vaksinasi, sel-sel kekebalan juga menyebabkan peradangan yang nantinya membantu Anda melindungi dari patogen yang sama. Kondisi ini yang disebut para ahli sebagai 'reaktogenisitas' vaksin. Beberapa iritasi lengan juga berasal dari otot yang bereaksi terhadap sejumlah kecil cairan vaksin yang disuntikkan ke lengan.

Sebagian besar efek samping vaksinasi cenderung berlangsung selama 2-3 hari dan hal yang sama terjadi pada nyeri lengan setelah vaksinasi. Namun, jika Anda mungkin mengalami lebih banyak peradangan atau cenderung lebih sensitif terhadap rasa sakit, rasa sakit dapat meregang hingga 5 hari setelah vaksinasi.

Kelembutan dan rasa sakit secara langsung terkait dengan seberapa meradangnya lengan Anda. Sederhananya, semakin banyak peradangan yang Anda alami, semakin bengkak dan nyeri pada lengan Anda.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intensif Nakes di Batam Tak Juga Dibayarkan, Wali Kota: Uang Ada Kenapa Masih Ada Keluhan?

Intensif Nakes di Batam Tak Juga Dibayarkan, Wali Kota: Uang Ada Kenapa Masih Ada Keluhan?

Batam | Rabu, 07 Juli 2021 | 17:03 WIB

Jika RS Penuh, Mendes PDDT Minta Relawan Desa Covid-19 Sediakan Ruang Isolasi

Jika RS Penuh, Mendes PDDT Minta Relawan Desa Covid-19 Sediakan Ruang Isolasi

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 17:00 WIB

Wasekjen PAN Minta Pemerintah Siapkan RS Khusus untuk Pejabat Terpapar Covid-19

Wasekjen PAN Minta Pemerintah Siapkan RS Khusus untuk Pejabat Terpapar Covid-19

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 16:57 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat Imbas IHSG Juga Menghijau

Rupiah Dibuka Menguat Imbas IHSG Juga Menghijau

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Daftar Rute Alternatif Imbas Demo di Monas hingga DPR Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Imbas Demo di Monas hingga DPR Hari Ini

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Kasus Teror BEM UI: Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Uji Forensik Barang Pelaku yang Tertinggal

Kasus Teror BEM UI: Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Uji Forensik Barang Pelaku yang Tertinggal

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Apa Arti Nama Thayaka, Anak Adopsi Ruben Onsu? Begini Asal-usulnya yang Bikin Haru

Apa Arti Nama Thayaka, Anak Adopsi Ruben Onsu? Begini Asal-usulnya yang Bikin Haru

Entertainment | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59 WIB

4 Rekomendasi Sariayu Face Serum untuk Berbagai Kebutuhan Kulit

4 Rekomendasi Sariayu Face Serum untuk Berbagai Kebutuhan Kulit

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Meski Didenda Rp100 M, Emiten CUAN Klaim Kondisi Keuangan Tak Terganggu

Meski Didenda Rp100 M, Emiten CUAN Klaim Kondisi Keuangan Tak Terganggu

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Sport | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Kenapa Bibir Kering dan Pecah-Pecah Padahal Sudah Banyak Minum?

Kenapa Bibir Kering dan Pecah-Pecah Padahal Sudah Banyak Minum?

Health | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

×