Update Covid-19 Global: Penanganan Covid-19 di Myanmar Terhambat Akibat Kudeta Militer

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 30 Juli 2021 | 08:14 WIB
Update Covid-19 Global: Penanganan Covid-19 di Myanmar Terhambat Akibat Kudeta Militer
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Lonjakan kasus Covid-19 masih terjadi di banyak negara. Update Covid-19 global mengutip data Worldometers, Jumat (30/7/2021), tercatat 643 ribu kasus baru, sehingga total 197 juta warga dunia sudah pernah terinfeksi Covid-19.

Kasus kematian baru bertambah 9.983 korban jiwa, sehingga total kematian tembus 4,2 juta orang yang meninggal akibat infeksi Covid-19. Dan sebanyak 178 juta orang dinyatakan sembuh dari infeksi SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19.

Saat ini di dunia ada 14,5 juta kasus Covid-19 aktif, atau mereka yang masih bisa menularkan virus kepada orang lain. Sebanyak 87.130 di antaranya dalam kondisi serius atau sedang kritis.

Salah satu negara yang mendapat perhatian dunia adalah Myanmar. Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB pada Kamis, 29 Juli 2021, memperingatkan jika setengah dari populasi Myanmar yang berjumlah 54 juta atau 27 juta orang berisiko terinfeksi Covid-19 dalam dua minggu ke depan.

Hal ini karena situasi pemerintahan Myanmar yang sedang tidak terkendali, di mana ada konflik perang saudara antara warga sipil dan militer. Sejak Februari, militer Myanmar mengambil alih situasi, dan warga sipil anti militer masih melakukan perlawanan.

Hasilnya, penanganan pandemi Covid-19 jadi tidak terkendali di negara tersebut, itulah kenapa PBB menuntut gencatan senjata di zona konflik, sehingga pengiriman vaksin Covid-19 tetap bisa dilakukan secara aman.

Situasi konflik membuat banyak rumah sakit tidak punya alat medis memadai untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19, dan di sisi lain banyak petugas medis yang ikut bersuara memprotes kudeta.

PBB memperkirakan hanya 40 persen fasilitas perawatan kesehatan Myanmar yang masih berfungsi. Bahkan pasukan militer disebut telah melakukan 260 serangan terhadap tenaga kesehatan dan fasilitas medis. Tidak kurang dari 67 pejabat medis ditahan oleh pasukan militer negara tersebut.

Data worldometers menunjukkan Myanmar memiliki 5.234 kasus Covid-19 baru, dengan 342 orang baru saja dinyatakan meninggal dunia. Tetapi pakar dan analis menyebutkan jumlah korban yang sebenarnya jauh lebih tinggi dari yang tercatat.

Sebanyak 1,75 juta orang menurut pemerintah militer telah disuntik vaksin Covid-19. Beberapa dosis vaksin Sinopharm juga sudah disumbangkan dari China, tapi vaksin ini diprioritaskan mereka yang tinggi di perbatasan China-Myanmar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Penanganan COVID-19 di Indonesia Kamis, 29 Juli 2021

Update Penanganan COVID-19 di Indonesia Kamis, 29 Juli 2021

Video | Kamis, 29 Juli 2021 | 21:00 WIB

Update COVID-19 Jakarta Kamis 29 Juli: Positif 3.845, Sembuh 11.440, Meninggal 156

Update COVID-19 Jakarta Kamis 29 Juli: Positif 3.845, Sembuh 11.440, Meninggal 156

Jakarta | Kamis, 29 Juli 2021 | 20:59 WIB

Viral Influencer Dapat Booster Vaksin, Satgas Covid-19 Tegaskan Hanya untuk Nakes

Viral Influencer Dapat Booster Vaksin, Satgas Covid-19 Tegaskan Hanya untuk Nakes

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 19:30 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB