Cara Mencuci Tangan Agar Kuman Mati yang Wajib Diperhatikan

Rifan Aditya

Senin, 02 Agustus 2021 | 12:23 WIB
Cara Mencuci Tangan Agar Kuman Mati yang Wajib Diperhatikan
Cara mencuci tangan agar kuman mati - Ilustrasi cuci tangan. (Shutterstock)

Suara.com - Mungkin selama ini Anda sudah mencuci tangan dengan sabun antibakteri dan air mengalir. Namun, tahukah Anda bahwa penggunaan sabun antibakteri saat mencuci tangan tidak sepenuhnya dapat melindungi kita dari kuman. Lalu bagaimana cara mencuci tangan agar kuman mati?

Berikut ini cara mencuci tangan agar kuman mati yang perlu kalian ketahui yang telah dirangkum Suara.com.

Dalam laporan Cleveland Clinic disebutkan bahwa beberapa bahan dalam sabun antibakteri sebenarnya lebih berbahaya daripada manfaatnya. Pada tahun 2016, Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan aturan final tentang penjualan sabun yang mengandung bahan kimia antibakteri tertentu.

Hal ini terjadi karena sabun antibakteri yang banyak dijual secara bebas di pasar tersebut ternyata belum terbukti aman digunakan dalam jangka panjang. Ternyata sebagian besar sabun antibakteri tersebut mengandung triclosan.

Menurut badan pengawas obat dan makanan AS, paparan jangka panjang terhadap bahan kimia yang terdapat dalam sabun tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan, seperti resistensi bakteri, atau efek hormonal.

Untuk itu, kalian perlu tahu cara mencuci tangan agar kuman mati yang benar. Dari pada penasaran, langsung saja simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Cara Mencuci Tangan Agar Kuman Mati

Daripada menggunakan sabun antibakteri dengan kandungan bahan kimia tambahan, sebaiknya Anda mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun pembersih biasa.

Pakar kesehatan keluarga, Daniel Allan, mengatakan bahwa sebanyak 80 persen dari semua infeksi ditularkan melalui sentuhan. Namun, hal tersebut dapat dihindari hanya dengan mencuci tangan dengan cara yang benar.

baca juga
  • Jika memungkinkan, Anda bisa mencuci tangan dengan air hangat. Mencuci tangan dengan air hangat bisa melunturkan minyak dan tanah di tangan Anda. Gunakan satu sendok teh sabun, lalu sapukan ke seluruh tangan minimal selama 15 detik sebelum Anda membilasnya hingga bersih. 
  • Setelah itu, Anda harus mengeringkan tangan menggunakan handuk bersih.
  • Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) merekomendasikan untuk mencuci pergelangan tangan, di sekitar tepi kuku dan bahkan sampai ke lengan bawah. Sebab, area tersebut cenderung mengandung bakteri dalam jumlah besar.
  • Anda tidak perlu sabun antibakteri untuk membersihkan tangan. Karena faktanya, sabun saja tidak membunuh bakteri. Sabun hanya berperan untuk mengusir kotoran dan kuman dari kulit saja. Jadi, tidak ada bedanya ketika Anda menggunakan sabun biasa atau sabun antibakteri khusus.

Mencuci tangan merupakan salah satu kegiatan yang sederhana tapi mampu membantu melindungi Anda dan keluarga dari berbagai penyakit menular. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, mencuci tangan menjadi salah satu protokol kesehatan wajib yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Nah, itulah cara mencuci tangan agar kuman mati yang wajib diperhatikan.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Sabun Mengandung Povidone Iodine, Amankah untuk Kulit?

Viral Sabun Mengandung Povidone Iodine, Amankah untuk Kulit?

Health | Kamis, 14 Januari 2021 | 19:30 WIB

Meski Membunuh Bakteri, tapi Cuka Tak Efektif untuk Disinfektan

Meski Membunuh Bakteri, tapi Cuka Tak Efektif untuk Disinfektan

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 08:50 WIB

5 Benda Terkotor yang Sering Dipakai Sehari-hari, Sarang Bakteri Jahat

5 Benda Terkotor yang Sering Dipakai Sehari-hari, Sarang Bakteri Jahat

Banten | Senin, 28 Desember 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

×