Tergolong Ringan, Begini Efek Samping Suntikan Booster Vaksin Johnson & Johnson

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 28 September 2021 | 09:00 WIB
Tergolong Ringan, Begini Efek Samping Suntikan Booster Vaksin Johnson & Johnson
Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan booster vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Vaksin Johsnon & Johnson menjadi salah satu vaksin Covid-19 dosis tunggal yang diketahui tingkat efektivitasnya mencegah infeksi virus corona Covid-19 parah hingga 85 persen.

Tapi, data uji klinis pada Januari 2021 menunjukkan efektivitas vaksin Covid-19 dosis tunggal ini menurun hingga 66,3 persen dalam mencegah infeksi.

Menurut para ahli, hal yang wajar terjadi bila antibodi yang diinduksi dari vaksin Covid-19 akan menurun seiring waktu.

Karena, virus corona Covid-19 terus bermutasi dan orang yang sudah vaksinasi lengkap pun tetap berisiko terinfeksi akibat tingkat kemanjuran vaksin Covid-19 yang menurun.

Tapi, itu bukan berarti bahwa vaksin Covid-19 tidak efektif melawan virus corona Covid-19.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), telah mengingatkan bahwa vaksin Covid-19 bekerja sangat baik untuk mencegah infeksi virus corona parah, rawat inap hingga kematian akibat varian Delta.

Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan booster vaksin Covid-19 (pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan booster vaksin Covid-19 (pixabay)

Meski begitu, pakar kesehatan juga tidak memungkiri bahwa tingkat perlindungan yang diberikan vaksin Covid-19 akan berkurang seiring waktu. Sehingga, mereka memaparkan kembali semua orang akan membutuhkan suntikan booster atau tidak.

Berdasarkan penelitian dilansir dari Times of India, orang yang mendapatkan vaksin Johnson & Johnson terus memproduksi beberapa tingkat antibodi setidaknya selama enam bulan pasca vaksinasi. Tetapi, tingkat antibodi itu memang bisa berkurang seiring waktu.

Tingkat antibodi yang rendah hanya meningkatkan kemungkinan seseorang tertular virus corona Covid-19. Karena itulah para ilmuwan dan profesional medis bekerja membuat suntikan booster yang bisa memberikan antibodi tahan lama.

baca juga

Menurut Johnson & Johnson, suntikan booster buatannya tergolong aman dan bisa digunakan. Sementara ini, Penelitian juga tidak menemukan efek samping yang lebih serius alias mirip dengan suntikan vaksin sebelumnya.

Efek samping suntikan booster vaksin Johnson & Johnson mungkin hanya berupa demam, kelelahan, nyeri di tempat suntikan, nyeri otot dan sendi. Para ilmuwan dan peneliti telah menemukan manfaat vaksin jauh lebih besar daripada risiko infeksi virus corona Covid-19.

Hal yang sama berlaku untuk vaksin Johnson & Johnson, terutama mereka yang kekebalannya terganggu atau memiliki kondisi medis yang sudah ada sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunakan Virus Flu Modifikasi, Vaksin CanSinoBIO Klaim Ampuh Lindungi Anak dari COVID-19

Gunakan Virus Flu Modifikasi, Vaksin CanSinoBIO Klaim Ampuh Lindungi Anak dari COVID-19

Health | Selasa, 28 September 2021 | 06:15 WIB

Warga Simeulue Lumpuh usai Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Kata Satgas

Warga Simeulue Lumpuh usai Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Kata Satgas

Sumut | Senin, 27 September 2021 | 19:21 WIB

Kisah Penyesalan Pasien COVID-19, Dulu Tolak Vaksinasi Sekarang Dirawat di ICU

Kisah Penyesalan Pasien COVID-19, Dulu Tolak Vaksinasi Sekarang Dirawat di ICU

Health | Senin, 27 September 2021 | 18:11 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×