ASEAN Digital Public Health, Menkes Budi Ungkap Strategi Utama Indonesia Lawan Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 06 Oktober 2021 | 19:36 WIB
ASEAN Digital Public Health, Menkes Budi Ungkap Strategi Utama Indonesia Lawan Covid-19
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Dalam ASEAN Digital Public Health yang berlangsung hari ini, Rabu (6/10/2021), Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkap 4 strategi penanganan Covid-19 di Indonesia di hadapan sejumlah menteri kesehatan negara ASEAN.

Strategi itu meliputi protokol kesehatan, deteksi Covid-19, vaksinasi, dan terapeutik.

"Kita punya strategi pertama, yaitu sistem protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, jaga jarak. Ini strategi pertama di Indonesia," ujar Menkes Budi saat konferensi, Rabu (6/10/2021).

Strategi kedua yaitu deteksi yang meliputi aspek 3T, tracing, testing, dan treatment. Tracing ini apabila ditemukan satu kasus, maka orang-orang disekitar orang tersebut akan langsung ditracing lalu dilakukan test.

Selanjutnya, orang yang dinyatakan positif Covid-19 akan langsung diisolasi atau karantina agar tidak menularkan virus kepada orang lain.

Lalu strategi ketiga yaitu vaksinasi yang sedang digencarkan Menkes Budi, target 2 juta suntikan vaksinasi Covid-19 dalam satu hari. Hasilnya, Indonesia jadi negara terbanyak kelima dunia yang melakukan vaksinasi.

Strategi keempat yaitu terapeutik atau ketersediaan fasilitas kesehatan seperti tempat tidur, alat kesehatan seperti ventilator (alat bantu pernapasan) dan oksigen di rumah sakit.

Namun, alih-alih fokus pada tindakan penanganan atau strategi bertahan menambah kapasitas alat kesehatan di rumah sakit, Menkes Budi lebih pilih fokus pada strategi pencegahan.

"Bagi saya terapeutik ketersediaan tempat tidur, dan ventilator adalah tindakan defensif atau bertahan dan pengobatan. Saya lebih pilih fokus pada strategi ofensif atau tindakan pencegahan," ungkap Menkes Budi.

baca juga

Strategi pencegahan yang dimaksud adalah strategi pertama, yaitu protokol kesehatan yang dianggap lebih utama dan penting dibanding strategi lainnya.

"Sangat penting strategi mengatur memastikan dijalankannya protokol kesehatan," imbuhnya.

Lewat kepatuhan protokol kesehatan, maka strategi seperti menyediakan tempat tidur tambahan, ventilator, oksigen hingga rumah sakit darurat bisa ditekan, bahkan dikurangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Kaget 9.855 Pasien Positif Covid Bebas Berkeliaran: Orang Sakit Nyelonong Masuk Mal

Menkes Kaget 9.855 Pasien Positif Covid Bebas Berkeliaran: Orang Sakit Nyelonong Masuk Mal

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:09 WIB

Jelang Natal Tahun Baru, Menkes Budi Gunadi Wanti-wanti Lonjakan Covid-19

Jelang Natal Tahun Baru, Menkes Budi Gunadi Wanti-wanti Lonjakan Covid-19

Bekaci | Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:55 WIB

Menkes Budi Sebut Kegiatan Keagamaan Paling Berbahaya, Bisa Jadi Ledakan Covid-19

Menkes Budi Sebut Kegiatan Keagamaan Paling Berbahaya, Bisa Jadi Ledakan Covid-19

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 12:55 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×