Hari Pneumonia Sedunia: Mudah Terpapar, Lansia Sangat Dianjurkan Segera Vaksin Pneumonia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 12 November 2021 | 14:05 WIB
Hari Pneumonia Sedunia: Mudah Terpapar, Lansia Sangat Dianjurkan Segera Vaksin Pneumonia
Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)

Suara.com - Di momen Hari Pneumonia Sedunia atau World Pneumonia Day hari ini, 12 November 2021, kelompok lansia dengan pneumonia dianggap perlu mendapat perhatian khusus, salah satunya dengan mendapatkan vaksin pneumonia.

Diungkap Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Jakarta, dr. Erlina Burhan bahwa bertambahnya usia menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga lansia lebih mudah terpapar pneumonia.

"Perubahan yang terjadi pada manusia setelah usia 50 tahun perlu mendapat perhatian khusus karena dampak klinisnya. Konsekuensi yang paling terlihat dari usia lanjut adalah berkurangnya efektivitas sistem kekebalan tubuh," ujar dr. Erlina dalam siaran pers Indonesia Ramah Lansia (IRL), Jumat (12/11/2021).

Pneumonia sendiri adalah penyakit radang paru-paru, yang bisa disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur.

Salah satu penyebab pneumonia adalah bakteri Streptococcus pneumonia atau lazim disebut pneumokokus, yang dapat menyebabkan infeksi pada jaringan otak, infeksi paru dan bakteri dalam darah.

Bakteri ini juga merupakan penyebab osteomyelitis atau infeksi tulang, peritonitis atau infeksi lapisan bagian dalam dinding perut dan endocarditis atau infeksi lapisan bagian dalam jantung.

Sehingga dokter spesialis paru di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta itu, mengatakan untuk meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah terkena pneumonia, salah satunya bisa dengan divaksinasi pneumonia yang ada di Indonesia.

Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang diterbitkan di Plos One di 2017 dan penelitian di Amerika Serikat pada 1999 menunjukan, bahwa vaksin pneumonia pada orang lanjut usia memberikan manfaat.

Manfaat tersebut meliputi lebih sedikit rawat inap karena pneumonia, mengurangi jumlah kunjungan ke dokter dan penghematan biaya perawatan medis secara langsung.

baca juga

Selain itu dr. Erlina juga menerangkan tentang pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Seperti tidak merokok, makan makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran, berolahraga secara teratur, menjaga berat badan, tidak minum alkohol, cukup tidur atau istirahat.

Beberapa langkah pencegahan infeksi juga bisa dilakukan seperti sering mencuci tangan, masak jenis daging sampai matang, dan hindari stres.

“Dengan penerapan pola hidup bersih sehat dan melakukan vaksinasi pneumonia, kami berharap masyarakat lansia di Indonesia dapat menikmati kualitas hidup yang baik,” timpal Dwi Endah, MPH, Direktur Kampanye Pneumonia IRL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Gejala Tipes Pada Orang Dewasa dan Begini Cara Mengobatinya

4 Gejala Tipes Pada Orang Dewasa dan Begini Cara Mengobatinya

Sulsel | Jum'at, 12 November 2021 | 09:56 WIB

Capaian Vaksinasi Lansia Belum Sesuai Harapan, Mengapa Bisa Terjadi?

Capaian Vaksinasi Lansia Belum Sesuai Harapan, Mengapa Bisa Terjadi?

News | Jum'at, 12 November 2021 | 05:54 WIB

Lansia dengan Penyakit Kronis Tak Boleh Divaksinasi? Ini Kata Kemenkes

Lansia dengan Penyakit Kronis Tak Boleh Divaksinasi? Ini Kata Kemenkes

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 05:05 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×