Demi Kesehatan Usus, Hindari 6 Makanan Ini!

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 20 November 2021 | 13:36 WIB
Demi Kesehatan Usus, Hindari 6 Makanan Ini!
Ilustrasi makanan kalengan. (Shutterstock)

Suara.com - Kesehatan usus sangat berpengaruh pada kesehatan Anda secara keseluruhan. Itu sebabnya, penting untuk menjaga usus tetap sehat, dengan memastikan makanan yang Anda konsumsi adalah yang terbaik untuk usus.

Usus yang sehat mengandung bakteri sehat dan sel kekebalan yang menangkal bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit. Usus yang sehat juga berkomunikasi dengan otak melalui saraf dan hormon sehingga membantu menjaga kesehatan fisik dan mental.

Beberapa makanan diketahui dapat menjaga kesehatan usus, seperti makanan berserat dan yang mengandung probiotik. Tapi, sejumlah makanan juga diketahui dapat mengganggu fungsi normal usus.

Melansir dari US News, inilah 6 makanan yang sebaiknya Anda hindaridemi kesehatan usus.

1. Pemanis Buatan
Pemanis buatan akan sulit dicerna oleh tubuh, sehingga berdampak negatif pada mikroflora di usus. Penelitian yang diterbitkan pada April 2021 di International Journal of Molecular Sciences menunjukkan bahwa mengonsumsi pemanis buatan aspartam, sakarin dan sucralose dapat memicu dua bakteri usus berbahaya, yaitu E.coli dan E. faecalis.

2. Alkohol
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Gut Microbes pada tahun 2020 menunjukkan bahwa minum alkohol secara berlebihan dikaitkan dengan dysbiosis, yang terjadi ketika bakteri di saluran pencernaan Anda – termasuk usus – menjadi tidak seimbang.

Dysbiosis juga dikaitkan dengan beragam masalah kesehatan, termasuk masalah jerawat, kelelahan kronis, sembelit, kram, diare, dan masalah pencernaan.

3. Gorengan
Tubuh lebih sulit mencerna makanan yang digoreng dibandingkan makanan seperti sayuran dan buah. Minyak yang digunakan pada saat menggoreng mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang bisa mengganggu kerja usus.
Minyak kelapa dan minyak kelapa sawit yang digunakan untuk menggoreng dapat menimbulkan beberapa masalah pencernaan, seperti diare, kembut, dan sakit perut.

4. Daging Merah
Daging merah kaya akan senyawa yang disebut L-carnitine, yang mengubah sifat bakteri di usus Anda, kata Stacy Cavagnaro, ahli diet terdaftar di Pusat Nutrisi Manusia Cleveland Clinic. Perubahan ini dapat menyebabkan produksi zat yang dikenal sebagai trimetilin N-oksida, atau TMAO. Tingkat TMAO yang tinggi meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Asupan daging merah yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal dan penyakit radang usus. Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2020 dalam jurnal Advances in Nutrition menunjukkan bahwa daging sapi, bila dikonsumsi pada tingkat yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan, akan berdampak buruk bagi mikrobiota usus.

5. Makanan olahan
Makanan olahan umumnya rendah serat dan mengandung zat aditif dan tinggi garam yang dapat berdampak buruk pada mikrobio ususmu. Beberapa jenis makanan olahan yang harus dihindari, misalnya daging ham, sosis, makanan kalengan, dan minuman ringan.

6. Soft drink
Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019 di JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa soft drink atau minuman ringan dengan kadar gula tinggi dikaitkan dengan kematian akibat penyakit pencernaan.

Sebuah studi terpisah yang diterbitkan pada tahun 2018 di jurnal Molecules melaporkan bahwa konsumsi pemanis buatan telah dikaitkan dengan berbagai efek samping, termasuk perubahan negatif dalam aktivitas mikrobioma usus. (Maria Mery Cristin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buah Satu Ini Sangat Bagus untuk Kesehatan Usus, Meningkatkan Mikrobioma Usus

Buah Satu Ini Sangat Bagus untuk Kesehatan Usus, Meningkatkan Mikrobioma Usus

Health | Kamis, 18 November 2021 | 13:34 WIB

Tak Cuma Yogurt, Makanan Berikut Juga Baik untuk Kesehatan Usus

Tak Cuma Yogurt, Makanan Berikut Juga Baik untuk Kesehatan Usus

Health | Minggu, 14 November 2021 | 18:41 WIB

Seberapa Sering Seharusnya Kita Buang Air Besar? Begini Jawaban Para Ahli

Seberapa Sering Seharusnya Kita Buang Air Besar? Begini Jawaban Para Ahli

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 20:33 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB