CDC Temukan Vaksin Covid-19 Tidak Sebabkan Kelahiran Prematur

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 05 Januari 2022 | 12:13 WIB
CDC Temukan Vaksin Covid-19 Tidak Sebabkan Kelahiran Prematur
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

Suara.com - Studi skala besar oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), menemukan vaksin Covid-19 tidak meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah pada ibu hamil.

Bukti lebih lanjut menemukan bahwa vaksin Covid-19 ini aman untuk ibu hamil dan bayi dalam kandungan mereka.

Studi ini mengamati lebih dari 45 ribu ibu hamil antara Desember 2020 hingga Juli 2021, yang menemukan suntik vaksin Covid-19 selama kehamilan tidak mengakibatkan kelahiran prematur.

Kelahiran prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu dan kelahiran kecil atau bayi yang berat lahirnya lebih rendah, dibandingkan wanita yang tidak vaksinasi.

Hasil itu tidak berubah berdasarkan waktu mereak suntik vaksin Covid-19 selama kehamilan atau statusnya mereka sudah suntik vaksin Covid-19 penuh atau hanya satu dosis.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)

Tapi dilansir dari Forbes, sekitar 22 persen ibu hamil yang menjadi subjek dalam penelitian ini, sebagian besar suntik vaksin Covid-19 pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

Berdasarkan laporan CDC, sekitar 40 persen ibu hamil di Amerika sudah vaksin Covid-19 pada Desember 2021. Sebuah bukti telah menemukan bahwa ibu hamil dengan virus corona Covid-19 lebih berisiko mengalami kelahiran mati daripada ibu hamil yang tidak terinfeksi.

Selain itu, ibu hamil yang terinfeksi virus corona lebih mungkin dirawat di unit perawatan intensif dan membutuhkan intubasi atau ventilator 15 kali lebih berisiko meninggal dunia.

Tahun 2020 lalu, CDC telah menemukan bahwa vaksin Covid-19 tidak meningkatkan risiko keguguran atau cacat lahir.

baca juga

Meski demikian, banyak calon orang tua atau ibu hamil ragu untuk vaksinasi karena rumor negatif yang beredar.

Dalam studinya, CDC mendukung keamanan vaksin Covid-19 selama kehamilan dan justru menyarankan ibu hamil maupun ibu menyusui untuk suntik vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Penelitian, CDC Tegaskan Vaksin Covid-19 Tidak Sebabkan Bayi Lahir Prematur

Bukti Penelitian, CDC Tegaskan Vaksin Covid-19 Tidak Sebabkan Bayi Lahir Prematur

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 11:08 WIB

WHO Pantau Varian IHU di Prancis, Benarkah Lebih Menular?

WHO Pantau Varian IHU di Prancis, Benarkah Lebih Menular?

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 11:06 WIB

Pemerintah Sediakan Booster Vaksin Covid-19 Mandiri 12 Januari 2022, Berapa Harganya?

Pemerintah Sediakan Booster Vaksin Covid-19 Mandiri 12 Januari 2022, Berapa Harganya?

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 10:55 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×