4 Langkah Cegah Kerusakan Paru di Masa Pandemi Covid-19

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 18 Maret 2022 | 07:20 WIB
4 Langkah Cegah Kerusakan Paru di Masa Pandemi Covid-19
Ilustrasi covid-19 (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda, banyak orang lebih memerhatikan kesehatan termasuk kesehatan paru sebagai organ yang jadi sasaran utama virus corona penyebab Covid-19.

Itulah sebabnya, meminimalisir kerusakan paru sudah seharusnya dilakukan. Berikut ini beberapa tips cegah kerusakan paru di masa pandemi Covid-19, menurut Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan RSPI Pondok Indah, dr. Amira Anwar melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (17/2/2022).

1. Patuhi Protokol Kesehatan
Menurut dr. Amira, melalui penerapan protokol kesehatan seperti menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas jadi pencegahan terbaik dari terpapar virus maupun bakteri yang bisa menyerang saluran napas, termasuk paru.

"Apalagi jika Anda memiliki penyakit komorbid. Seseorang dengan komorbid sebaiknya sebisa mungkin mengelola dengan baik masalah kesehatannya. Jaga kadar gula darah agar tetap terkontrol, rutin meminum obat apabila ada masalah jantung, dan lain sebagainya," ungkap dr. Amira.

2. Jalani Pola Makan dan Hidup Sehat
Di antaranya cukup mengonsumsi air putih dan konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh secara menyeluruh.

"Hidrasi yang tepat dapat mempertahankan volume darah dan selaput lendir yang sehat dalam sistem pernapasan. Hal ini dapat membantu tubuh melawan infeksi dan kerusakan jaringan dengan lebih baik," jelasnya.

3. Hindari Merokok
Baik itu menggunakan rokok konvensional, elektrik, maupun jadi perokok pasif yang terpapar asap rokok, termasuk juga polusi udara yang bisa membuat kinerja paru semakin berat.

4. Lakukan Vaksinasi Covid-19
Perlu diketahui, dengan vaksinasi meskipun tidak bisa mencegah 100 persen tertular Covid-19, tapi dengan vaksin bisa menurunkan derajat keparahan. Sehingga jika pun terinfeksi Covid-19 tidak akan bergejala berat. Karena gejalanya tidak berat, maka kesehatan paru secara otomatis bisa tetap terjaga.

"Jangan lupa, lakukan vaksinasi Covid-19 dan lengkapi hingga boosternya, untuk semakin memperkuat imunitas," tutup dr. Amira.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Singgung Luhut Gegara Tanya Kenapa Buru-buru Pemilu, Gak Paham Aturan?

PKS Singgung Luhut Gegara Tanya Kenapa Buru-buru Pemilu, Gak Paham Aturan?

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 20:55 WIB

Lihat Situasi Pandemi Covid-19, Pemerintah Masih Kaji Aturan Mudik Lebaran 2022

Lihat Situasi Pandemi Covid-19, Pemerintah Masih Kaji Aturan Mudik Lebaran 2022

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 18:48 WIB

46 Kendaraan Ditilang Polres Limahpuluh Kota dalam Operasi Keselamatan Singgalang

46 Kendaraan Ditilang Polres Limahpuluh Kota dalam Operasi Keselamatan Singgalang

Sumbar | Kamis, 17 Maret 2022 | 18:24 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB