5 Penyebab Asam Lambung Naik, Simak Selengkapnya di Sini!

Yasinta Rahmawati

Rabu, 23 Maret 2022 | 12:23 WIB
5 Penyebab Asam Lambung Naik, Simak Selengkapnya di Sini!
Ilustrasi penderita asam lambung. (Foto oleh Sora Shimazaki dari Pexels)

Suara.com - Naiknya asam lambung saat beraktivitas bisa menjadi masalah dan pengganggu yang tak bisa diacuhkan. Hal ini karena sensasi tak nyaman yang muncul benar-benar terasa, sehingga membuat penderitanya harus menunda aktivitas. Penyebab asam lambung naik sendiri beragam, dan akan berguna untuk mengetahuinya sehingga bisa ditentukan dengan tepat cara menanganinya.

Untuk melihat beberapa penyebab asam lambung naik yang paling umum, Anda bisa lihat poin di bawah ini.

Penyebab Asam Lambung Naik : Obesitas

Ketika berat badan berlebih, ada kemungkinan tekanan pada lambung juga meningkat. Hal ini bisa memicu naiknya asam lambung sehingga muncul berbagai sensasi yang tak nyaman. Tidak secara langsung jadi penyebab naiknya asam lambung, namun jadi salah satu faktor besar pemicunya.

Rusaknya Sfingter Esofagus Bawah

Naiknya asam lambung juga bisa terjadi karena otot di bagian bawah kerongkongan lemah atau kendur. Otot ini disebut dengan sfingter esofagus, dan berfungsi sebagai pintu gerbang ke lambung. Otot yang lemah tak bisa menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga asam lambung bisa naik ke kerongkongan saat makanan masuk ke lambung.

Ilustrasi asam lambung. [unplash]
Ilustrasi asam lambung. [unplash]

Konsumsi Makanan Tertentu

Beberapa kandungan dalam makanan juga bisa jadi pemicu atau penyebab asam lambung naik. Biasanya, makanan yang memicu hal ini adalah yang mengandung banyak minyak, bersifat asam, atau sifat sejenis. Misalnya saja daging tinggi lemak, minuman berkafein, makanan terlalu pedas, dan lain sebagainya.

Efek dari Kehamilan

baca juga

Meningkatnya hormon estrogen dan progesteron pada ibu hamil juga bisa jadi salah satu pemicu naiknya asam lambung. Tekanan pada bagian lambung dan kondisi otot sfingter esofagus yang lemah menjadi efek dari perubahan hormon dan pertumbuhan janin di rongga perut.

Gangguan Fungsi Perut

Penderita keluhan lambung ini terkadang memiliki fungsi saraf atau otot yang tidak normal di bagian perut. Pada beberapa kondisi, makanan bisa dicerna terlalu lambat. Efek berantainya adalah penundaan perut mengosongkan isinya, kemudian mengakibatkan tekanan di dalamnya meningkat dan memicu naiknya asam lambung.

Beberapa penyebab asam lambung naik di atas semoga bisa jadi pengetahuan yang berguna untuk Anda. Tentu, penerapan pola hidup sehat akan jadi solusi terbaik. Namun jika sudah mengganggu, lebih baik mendatangi dokter untuk memeriksakan kondisi kesehatan Anda.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Madu Hutan Bisa Bantu Atasi Asam Lambung? Ini Faktanya

Benarkah Madu Hutan Bisa Bantu Atasi Asam Lambung? Ini Faktanya

Health | Rabu, 23 Maret 2022 | 09:52 WIB

Tak Perlu Langsung Minum Obat, Ini 4 Herbal Rumahan Untuk Atasi Asam Lambung

Tak Perlu Langsung Minum Obat, Ini 4 Herbal Rumahan Untuk Atasi Asam Lambung

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 14:31 WIB

Banyak Diidap Usia Muda, Ini Penyebab Asam Lambung Serta Gejalanya

Banyak Diidap Usia Muda, Ini Penyebab Asam Lambung Serta Gejalanya

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 13:08 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×