6 Cara Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar, seperti yang Dialami Achmad Yurianto sebelum Meninggal

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:27 WIB
6 Cara Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar, seperti yang Dialami Achmad Yurianto sebelum Meninggal
Juru bicara Covid-19, Achmad Yurianto (Dok Setkab.go.id)

Suara.com - Mantan Jubir Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu (21/5/2022). Sebelum meninggal, diketahui Ahmad Yurianto beberapa kali masuk rumah sakit karena penyakit kanker usus besar dan stroke.

"Benar (Achmad Yurianto meninggal dunia)," terang Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, drg. Widyawati melalui pesan singkat yang diterima Suara.com.

Meskipun seseorang tidak dapat mencegah faktor risiko tertentu penyakit kanker usus besar seperti usia dan riwayat keluarga, melakukan skrining dini dan tindakan gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko kanker usus besar. Berikut dilansir dari Healthsite, 6 hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kanker usus besar.

1. Memperbanyak asupan nabati

Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko kanker usus besar adalah makan lebih banyak makanan nabati. Penelitian telah menemukan bahwa diet yang mencakup banyak buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat menurunkan risiko kanker usus besar dan kanker lainnya.

2. Mengurangi makan daging merah dan daging olahan

Makan lebih sedikit daging merah dan daging olahan, seperti steak, daging giling, daging makan siang, dan hot dog dapat secara signifikan mengurangi risiko kanker usus besar.

3. Mengurangi atau menghindari konsumsi alkohol

Mengurangi atau menghindari konsumsi alkohol dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Pedoman baru American Cancer Society untuk mengurangi risiko kanker merekomendasikan untuk membatasi konsumsi alkohol. Untuk wanita, itu berarti tidak lebih dari satu gelas per hari, dan untuk pria, tidak lebih dari dua gelas per hari.

4. Menghindari rokok

Perokok berada pada risiko 50 persen lebih tinggi terkena kanker usus besar daripada mereka yang tidak pernah merokok. Artinya, jika Anda merokok, salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker usus besar adalah dengan mencoba berhenti.

5. Menjaga berat badan

Mengelola berat badan Anda adalah cara lain untuk mengurangi risiko kanker usus besar. Menurut National Cancer Institute, orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas sekitar 30 persen lebih mungkin terkena kanker usus besar daripada mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut. Selain itu, indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar dan rektum, terutama pada pria.

6. Lakukan aktivitas fisik setiap hari

Olahraga teratur dapat membantu Anda mengatur berat badan dan mengurangi risiko kanker usus besar. Dan itu bukan satu-satunya manfaat. Olahraga juga dapat meningkatkan semangat Anda, meningkatkan kesehatan mental Anda, dan bahkan membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Ungkap Achmad Yurianto Sempat Berkomunikasi Pakai Bahasa Isyarat dan Bercanda saat Lebaran Kemarin

Keluarga Ungkap Achmad Yurianto Sempat Berkomunikasi Pakai Bahasa Isyarat dan Bercanda saat Lebaran Kemarin

Malang | Minggu, 22 Mei 2022 | 09:23 WIB

Tutup Usia, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto akan Dimakamkan Hari Ini

Tutup Usia, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto akan Dimakamkan Hari Ini

News | Minggu, 22 Mei 2022 | 08:48 WIB

Jenazah Achmad Yurianto akan Dimakamkan Secara Militer di TPU Dadaprejo Kota Batu, Hari Ini

Jenazah Achmad Yurianto akan Dimakamkan Secara Militer di TPU Dadaprejo Kota Batu, Hari Ini

Malang | Minggu, 22 Mei 2022 | 08:45 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB