Hati-hati! Long Covid-19 Bisa Picu Risiko Masalah Jantung

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:55 WIB
Hati-hati! Long Covid-19 Bisa Picu Risiko Masalah Jantung
Perbedaan Henti Jantung dan Serangan Jantung. (Freepik)

Suara.com - Banyak orang yang pulih dari Covid-19 berpikir tidak masalah untuk kembali ke rutinitas sehari-hari mereka. Karena hasil tesnya negatif, mereka merasa telah memenangkan pertarungan melawan virus mematikan itu. Tapi ternyata tidak secepat itu.

Karena masih ada risiko long Covid-19, kondisi saat gejala virus corona bertahan lebih lama dan bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pemulihan. Selama periode ini, para ahli merekomendasikan untuk beristirahat, makan sehat, dan melakukan aktivitas ringan dan lembut.

Covid-19 dapat menyebabkan infeksi ringan, sedang hingga berat, sementara beberapa orang dapat tetap tanpa gejala. Sebagian besar pasien Covid-19 pulih sepenuhnya dalam waktu empat minggu.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Namun, beberapa orang mungkin mengalami gejala yang menetap yang dapat bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pemulihan. Beberapa masalah kesehatan yang umum meliputi: kelelahan, sesak napas dan nyeri otot. 

Dokter Annette Alaeus, spesialis penyakit menular dari Livi, layanan GP online, mengatakan bahwa jantung berdebar adalah gejala yang umum.

“Covid-19 dianggap sebagai penyakit sistemik, bukan hanya penyakit pernapasan, padahal virus masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan,” ujarnya.

“Keterlibatan sistemik ini mungkin terkait dengan kekebalan dan individu yang berbeda bereaksi dengan cara yang berbeda terhadap infeksi,” tambahnya.

Dia terus mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan mengapa lama Covid dapat menyebabkan jantung berdebar-debar dalam beberapa kasus.

Namun, menurutnya, para ahli percaya bahwa itu bisa jadi karena virus yang mempengaruhi sistem saraf otonom dan bukan jantung itu sendiri."

Baca Juga: Update Praperadilan Tersangka Korupsi Honor Pemakaman Covid-19 Pemkab Jember

“Bagian dari sistem saraf kita ini bertanggung jawab untuk mengatur sejumlah proses otomatis tubuh termasuk laju pernapasan, tekanan darah, dan detak jantung,” lanjutnya menjelaskan.

Palpitasi jantung ditandai dengan detak jantung yang cepat, berdebar atau berdebar, menurut Mayo Clinic.

Meskipun biasanya tidak berbahaya, mereka bisa mengkhawatirkan jika disertai dengan masalah jantung lainnya seperti nyeri dada, nyeri tubuh, dan sesak napas.

Palpitasi jantung biasanya merupakan hasil dari stres, olahraga, obat-obatan tertentu atau kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI