5 Gejala Rabun Dekat, Periksa ke Dokter Mata jika Mengalaminya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 10:52 WIB
5 Gejala Rabun Dekat, Periksa ke Dokter Mata jika Mengalaminya
Ilustrasi kacamata untuk rabun dekat. (Unsplash/Cristi Ursea)

Suara.com - Kondisi rabun dekat adalah masalah penglihatan yang umum dialami masyarakat yang mulai memasuki usia senja, namun usia yang lebih muda juga sangat mungkin mengalaminya. Kondisi ini membuat seseorang kesulitan melihat benda dengan jarak dekat, namun tetap bisa melihat benda dengan jarak yang jauh. Gejala rabun dekat sebenarnya mudah dideteksi, karena sangat terasa oleh penderitanya.

Identifikasi dini pada gejala rabun dekat ini dapat membantu penanganan yang cepat, sehingga kondisi tersebut dapat segera dibantu dengan kacamata atau tindakan lain, dan tidak bertambah parah.

Beberapa gejala rabun dekat antara lain adalah sebagai berikut.

Gejala Rabun Dekat

Banyak dari penderita rabun dekat mengalami gejala-gejala berikut ini.

  1. Benda yang berada dekat dari mata terlihat buram atau tidak jelas
  2. Penderita rabun dekat perlu menyipitkan mata untuk melihat secara jelas
  3. Mengalami ketegangan di bagian mata, yang terasa dengan sensasi panas di mata, dan rasa nyeri di sekitar mata
  4. Seorang merasakan ketidaknyamanan di bagian mata secara rutin
  5. Mengalami sakit kepala setelah memandang objek dekat terlalu lama, kegiatan seperti membaca, menulis, dan menggunakan komputer memicu hal ini

Waktu yang Tepat Menemui Dokter

Jika gejala yang muncul akibat rabun dekat ini sudah sangat mengganggu, sampai-sampai seorang tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, maka direkomendasikan segera mendatangi dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, untuk mendatangi dokter seorang juga bisa menjadikan kenyamanan melihat jarak dekat yang dimilikinya sebagai acuan. Ketika hal ini benar-benar dirasa mengganggu dan tidak lagi nyaman, dokter adalah pilihan terbaik yang bisa diambil untuk memastikan kondisi Anda.

Pemeriksaan mata rutin dapat membantu seseorang mendeteksi adanya kelainan pada mata. Pada usia dewasa, pemeriksaan bisa dilakukan sekali dalam beberapa tahun. Sedangkan pada anak-anak pemeriksaan bisa dilakukan pada usia 6 bulan, 3 tahun, dan sebelum anak memasuki tahun pertamanya sekolah.

Itu tadi sedikit penjelasan mengenai gejala rabun dekat yang bisa diberikan dalam artikel singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat, dan segera konsultasikan dengan dokter mengenai keluhan mata yang Anda alami.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Kesehatan: Cacar Monyet Bukan Penyakit Kaum Gay, Bisakah Atasi Rabun Dekat dengan Kacamata?

Hits Kesehatan: Cacar Monyet Bukan Penyakit Kaum Gay, Bisakah Atasi Rabun Dekat dengan Kacamata?

Health | Senin, 23 Mei 2022 | 20:19 WIB

Canggih, Perusahaan Jepang Berhasil Ciptaan Kacamata yang DIklaim Bantu Atasi Rabun Dekat dan Jauh

Canggih, Perusahaan Jepang Berhasil Ciptaan Kacamata yang DIklaim Bantu Atasi Rabun Dekat dan Jauh

Health | Senin, 23 Mei 2022 | 14:50 WIB

Jepang Bikin Kacamata Pintar yang Bisa Menyesuaikan Fokus, Cocok untuk Penderita Rabun Jauh dan Rabun Dekat

Jepang Bikin Kacamata Pintar yang Bisa Menyesuaikan Fokus, Cocok untuk Penderita Rabun Jauh dan Rabun Dekat

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:09 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB