Banyak Masyarakat Indonesia Wisata Medis ke Malaysia, Ini Strategi Agar Pasien Lebih Nyaman dan Mudah Saat Perawatan

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 22 Februari 2024 | 14:09 WIB
Banyak Masyarakat Indonesia Wisata Medis ke Malaysia, Ini Strategi Agar Pasien Lebih Nyaman dan Mudah Saat Perawatan
Ilustrasi dokter sedang melakukan operasi (pixabay.com/sasint)

Suara.com - Selama satu dekade terakhir, Malaysia telah menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang mencari perawatan kesehatan, termasuk dari kalangan masyarakat Indonesia.

Pada tahun 2019, sekitar 1,2 juta turis mancanegara mengunjungi Malaysia untuk tujuan perawatan kesehatan. Menurut Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), sebanyak 80 persen dari jumlah tersebut berasal dari Indonesia. Perawatan medis yang paling diminati oleh wisatawan Indonesia termasuk perawatan kanker, jantung, dan fertilitas.

Senada dengan hal itu, Chief Commercial Official (IHH) Healthcare Malaysia, Ms Sipika Singh menyatakan bahwa kanker merupakan penyakit yang paling umum dihadapi. Banyak warga Indonesia memilih berobat ke Malaysia ketika mengalami kanker.

"IHH Healthcare Malaysia selalu berada di garis terdepan dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas di wilayah ini dan kami dengan tegas menempatkan pasien kami di pusat dari semua yang kami lakukan. Tim kami yang terdiri dari lebih dari 1200 profesional kesehatan, memanfaatkan teknologi medis canggih dan peralatan mutakhir seperti PET-CT, Gamma Knife, Sistem Bedah Robotic Da Vinci, dan LINAC, telah meningkatkan kemampuan kami untuk menyediakan perawatan komprehensif dalam banyak spesialisasi," kata dia. 

Hingga saat ini, IHH Healthcare Malaysia telah melayani sekitar 60 ribu pasien yang berasal dari Indonesia, dengan mayoritas di antaranya mengalami kanker.

"Kedekatan geografis Malaysia dengan Indonesia menjadikan kami tujuan yang ideal bagi pasien Indonesia. Kami juga memiliki banyak kesamaan termasuk budaya, makanan, dan bahasa, dan sebagai hasilnya Malaysia merupakan pilihan yang dipilih untuk perawatan medis berkualitas, selain pariwisata," katanya.

Untuk mempermudah pelayanan, IHH Healthcare Malaysia baru-baru ini juga bekerja sama dengan Bank Mega. Kerjasama ini meningkatkan akses kesehatan bagi pemegang kartu Bank Mega di Malaysia melalui Gleneagles Hospitals, Pantai Hospitals, dan Prince Court Medical Centre.

Pemegang kartu Bank Mega mendapat manfaat eksklusif seperti pemeriksaan kesehatan, bantuan perjalanan medis, transfer bandara, penjemputan, serta hadiah kedatangan. Kerjasama ini memberikan lebih banyak opsi perawatan medis berkualitas tinggi bagi pemegang kartu Bank Mega.

“Kesehatan merupakan aspek penting dari kesejahteraan seseorang, oleh sebab itu kami bangga dapat bekerja sama dengan IHH Healthcare untuk menawarkan kepada nasabah kami akses terhadap layanan kesehatan kelas dunia,” ujar Diza.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI Ingatkan Pentingnya Tim Medis Siaga untuk Petugas KPPS dan Pemilu: Antisipasi Ada yang Tumbang!

IDI Ingatkan Pentingnya Tim Medis Siaga untuk Petugas KPPS dan Pemilu: Antisipasi Ada yang Tumbang!

Health | Rabu, 14 Februari 2024 | 09:34 WIB

PHK Amazon Belum Habis, Korbannya Pekerja Medis

PHK Amazon Belum Habis, Korbannya Pekerja Medis

Tekno | Jum'at, 09 Februari 2024 | 14:29 WIB

Aksi Biadab Tentara Israel! Nyamar Jadi Petugas Medis Masuk ke RS di Jenin, Tembak 3 Warga Palestina

Aksi Biadab Tentara Israel! Nyamar Jadi Petugas Medis Masuk ke RS di Jenin, Tembak 3 Warga Palestina

News | Selasa, 30 Januari 2024 | 18:20 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×