Viral Isu Menkes Budi Gunadi Sadikin Ancam Dokter yang Protes Soal Stetoskop, Kemenkes Buka Suara: Hoaks!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Senin, 17 Juni 2024 | 16:40 WIB
Viral Isu Menkes Budi Gunadi Sadikin Ancam Dokter yang Protes Soal Stetoskop, Kemenkes Buka Suara: Hoaks!
Ilustrasi dokter (pexels)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tegas membantah adanya ancaman dari Menteri Kesehatan Budi (Menkes) Gunadi Sadikin kepada dokter yang melayangkan kritik soal stetoskop. Bahkan Juru Bicara (Jubir) Kemenkes, dr. Mohammad Syahril menyatakan dugaan itu sebagai hoaks.

Menkes Budi Gunadi yang menyebut stetoskop tidak ilmiah untuk mendeteksi penyakit, disebut membuat banyak dokter melayangkan protes. Bahkan, chat webinar yang beredar seolah menunjukan Menkes Budi mengancam dokter yang melayangkan kritik ini dipastikan hoaks alias berita bohong.

"Hoax," ungkap dr. Syahril saat dihubungi suara.com, Senin (17/6/2024).

Hal ini yang sama diutarakan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, dr. Siti Nadia, yang langsung menindaklanjutinya dengan membuat poster. Ia menyatakan percakapan webinar yang terlihat sebagai ancaman dari Menkes Budi adalah sebuah hoaks.

"Nggak benar (Menkes Budi ancam dokter), kita sedang rilis untuk dicap hoaks," pesan dr. Nadia di waktu yang sama kepada suara.com.

Bahkan dr. Syahril, saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait protes dokter soal stetoskop, diduga percakapan itu sengaja dibuat buzzer di media sosial.

"Sangat bukan (Menkes Budi sampai ancam dokter), itu permainan buzzer aja," sambung dr. Syahril.

Beredar isu Menkes Budi ancam dokter yang kritis

Beberapa waktu lalu sempat ramai pernyataan Menkes Budi Gunadi terkait penggunaan stetoskop tidak ilmiah, karena dokter tidak bisa langsung mendeteksi penyakit yang diderita pasien. Pernyataan ini disebut memicu kritik dari para dokter.

baca juga

Salah satu aksi yang diduga 'protes' ini ramai beredar di media sosial dalam bentuk screenshot, yang memperlihatkan percakapan zoom seolah adanya protes dokter. Percakapan ini dibagikan akun Twitter @MurtadhaOne1, yang menyebut Menkes Budi mengancam para dokter.

"Hadeuh, sekelas Menteri Kesehatan main ngancam-ngancam di zoom meeting. Padahal dokter-dokter ini cuma komplain tentang pernyataan Budi Gunadi Sadikin mengenai stetoskop," tulis @MartadhaOne1.

Tak main-main, utasan ini sudah dilihat lebih dari 900 ribu kali, disukai lebih dari 16 ribu dan diisi lebih dari seribu komentar.

Bahkan zoom itu juga memperlihatkan seolah Menkes Budi yang memantau percakapan para dokter. Tertulis juga nama beberapa dokter seperti dr. Hari Purnomo Sidik dan dr.Eric Kasmara.

"Daerah-daerah terpencil di daerah, sangat berguna stetoskop itu, kecuali Anda mampu menyediakan alat hingga kemampuan Echocardiography (USG Jantung) di FKTP 1 dan semua RS tipe C di daerah hingga dokter juga bisa dipakai even oleh dokter-dokter internship," jelas salah satu chat yang diketahui namanya,

"Seyogyanya Menkes konfirmasi ke IDI, tidak asal ngomong seenaknya gitu," timpal @dr. Hari.

Setelah dr. Hari ini kemudian muncul nama Budi Sadikin yang seolah menuliskan ancaman, khususnya kepada tenaga kesehatan dengan status ASN (aparatur sipil negara/ASN).

"Kami dari Kemenkes sudah memantau dan mencatat masing-masing suara dan nama yang mengikuti webinar ini. Tentunya akan memiliki konsekuensi ke depan, terutama yang ASN," tulis pesan Menkes Budi tersebut.

Peran stetoskop untuk diagnosis penyakit jantung

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Anwar Santoso, Sp.JP(K), FIHA, FASCC mengatakan, peran stetoskop dalam mendiagnosis penyakit jantung dan pembuluh darah masih diperlukan oleh semua dokter yang melayani pasien.

“Peran stetoskop ini terutama untuk (diagnosis) penyakit katup jantung (katup mitral, katup aorta, katup trikuspid dan katup pulmonal); penyakit jantung kongenital, misalnya ASD (Atrial Septal Defect), VSD (Ventricular Septal Defect), TF (Tetralogy Fallot), pulmonal stenosis, tricuspid atresia, serta penyakit jantung paru (Cor Pulmonale),” jelas dr. Anwar melalui rilis Kemenkes, Sabtu, 15 Juni 2024.

Namun hanya modal stetoskop saja tak cukup untuk mendeteksi penyakit jantung, khususnya masalah jantung koroner, dari mulai angina pektoris stabil sampai acute myocard infarction) dan gagal jantung, yang merupakan komplikasi dari berbagai penyakit jantung.

“Untuk penyakit jantung koroner dan gagal jantung, peran stetoskop tak begitu besar. Kecuali stetoskop yang dilengkapi dengan teknologi AI (Artificial Intelligence), sehingga energi suara dari jantung dan paru akan ditransmisikan menjadi data digital,” sambung dr. Anwar.

“Nantinya tampak seperti grafik atau gambar. Ini disebut phonocardiography. Bahkan dengan modalitas stetoskop tersebut bisa ditransformasikan energi suara tersebut menjadi gambar (real time) dan dipindai melalui layar laptop atau HP," lanjutnya.

Inilah alasannya proses deteksi dan diagnosis penyakit jantung menggunakan stetoskop terus berkembang, termasuk kini mulai dilengkapi teknologi canggih.

Teknologi canggih ini seperti stetoskop elektronik yang membantu dokter mendengarkan jantung dengan lebih mudah melalui amplifikasi suara dan teknologi peredam bising.

Lalu ada juga alat telemonitoring memungkinkan dokter mendengarkan detak jantung dari jarak jauh berkat teknologi nirkabel, merujuk informasi dari Cleveland Clinic. Terakhir, yakni alat yang menggabungkan stetoskop dan elektrokardiogram (EKG) yang memungkinkan dokter mendengarkan dan mengamati irama jantung secara bersamaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Diduga Ancam Dokter yang Kritik Menteri Budi Gunadi: Akan Berimbas Terutama ASN

Kemenkes Diduga Ancam Dokter yang Kritik Menteri Budi Gunadi: Akan Berimbas Terutama ASN

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 14:05 WIB

Apakah Bumil Boleh Makan Daging Kambing? Kata Dokter Kandungan Boleh Kok, Asal...

Apakah Bumil Boleh Makan Daging Kambing? Kata Dokter Kandungan Boleh Kok, Asal...

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 13:04 WIB

Domba Rasulullah untuk Hewan Kurban: Seperti Apa Ciri dan Keistimewaannya?

Domba Rasulullah untuk Hewan Kurban: Seperti Apa Ciri dan Keistimewaannya?

Lifestyle | Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:56 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×