Batuk Lebih dari 2 Minggu? Waspadai Gejala Penyakit Serius Ini!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 27 Juni 2024 | 16:23 WIB
Batuk Lebih dari 2 Minggu? Waspadai Gejala Penyakit Serius Ini!
Ilustrasi batuk. [Envato/Wavebreakmedia]

Suara.com - Masyarakat perlu mengenal berbagai jenis batuk, karena bisa jadi ciri adanya gangguan kesehatan tubuh seperti alergi, influenza hingga paparan polusi udara. Lantas, apa saja tanda batuk yang perlu diwaspadai?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS St. Elisabeth Bekasi, dr. Patriotika Ismail, Sp.PD menjelaskan batuk adalah tindakan refleks dari saluran pernapasan yang digunakan untuk membersihkan saluran napas atas. Penyebab batuk perlu dicari tahu untuk mengantisipasi penyakit semakin memburuk.

“Penyebab dan jenis batuk bisa berbeda-beda, tetapi yang patut diperhatikan adalah jika batuk sudah dialami lebih dari 2 minggu termasuk batuk kronis, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter,” ungkap dr. Pariotika atau yang akrab disapa Rio melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (27/6/2024).

Ilustrasi batuk (Freepik/jcomp)
Ilustrasi batuk (Freepik/jcomp)

Ia menjelaskan jenis batuk bisa dilihat dari lama berlangsungnya batuk. Entah batuk hanya sekilas atau terjadi selama berminggu-minggu. Contohnya, seseorang disebut mengalami batuk akut jika batuk berlangsung sampai 2 minggu.

Batuk akut ini kata dr. Rio, merupakan kondisi yang paling umum dialami, seperti batuk produktif atau batuk berdahak dan batuk nonproduktif alias batuk kering.

"Batuk berdahak dan kering ini kerap jadi gejala awal penyakit seperti flu, iritasi saluran napas akibat polusi, alergi dan paparan asap rokok," ujar dr. Rio.

"Kedua tipe batuk ini biasanya dapat mereda dengan swamedikasi obat batuk OTC (over the counter atau dijual bebas) atau tablet hisap untuk batuk kering," sambung dr. Rio.

Selanjutnya, kondisi batuk yang harus lebih diwaspadai yaitu jika batuk hanya terjadi di malam hari alias nokturnal. Batuk di malam hari ini bisa jadi salah satu gejala acid reflux atau asam lambung yang naik ke saluran pernapasan.

"Jika waktu malam Anda terganggu batuk berminggu-minggu, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter," paparnya.

Tidak hanya batuk karena fisik, ada juga batuk psikogenik yaitu batuk yang bukan disebabkan oleh penyakit fisik, tapi juga karena kondisi psikologis seperti sedang cemas atau panik.

Batuk ini juga disebut dengan habit cough atau batuk kebiasaan, terjadi karena situasi yang membuat gugup, panik dan tidak nyaman, udara dingin. Bahkan jika di sekitarnya ada orang batuk bisa menyebabkan tercetusnya batuk seperti ini.

"Habit cough umumnya tidak berdahak, tidak berespon terhadap terapi konvensional, namun tidak berbahaya. Batuk akan membaik jika masalah psikologis teratasi," jelasnya.

Selain itu, dr. Rio mengingatkan agar masyarakat tidak lengah terhadap gejala batuk kronis, yaitu batuk yang disebabkan penyakit yang menyerang paru-paru.

“Jika batuk terasa parah disertai demam, menyebabkan sulit bernapas, nyeri dada, sulit makan, terdapat penurunan berat badan, bahkan mengeluarkan darah, bisa jadi penyebabnya adalah chronic obstructive pulmonary disease (COPD), batuk rejan (pertusis), atau bahkan tuberkulosis atau TB. Karena itu jangan lalai menangani gejala-gejala parah, terutama jika batuk sudah dialami menetap selama lebih dari dua minggu,” pungkas dr. Rio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruam Kulit dan Diare pada Bayi? Waspadai Alergi Susu Sapi!

Ruam Kulit dan Diare pada Bayi? Waspadai Alergi Susu Sapi!

Health | Rabu, 26 Juni 2024 | 05:41 WIB

Begini Cara Bedakan Batuk Pilek Sebagai Gejala Alergi atau Hanya Sakit Biasa Pada Anak

Begini Cara Bedakan Batuk Pilek Sebagai Gejala Alergi atau Hanya Sakit Biasa Pada Anak

Health | Selasa, 25 Juni 2024 | 19:19 WIB

Bayi Alergi Protein Susu Sapi, Bisa Diganti Minum Susu Kambing?

Bayi Alergi Protein Susu Sapi, Bisa Diganti Minum Susu Kambing?

Health | Selasa, 25 Juni 2024 | 14:46 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB