Pentingnya Menjaga Kesehatan Saluran Cerna Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal

Farah Nabilla, Dinda Rachmawati

Senin, 09 Desember 2024 | 16:03 WIB
Pentingnya Menjaga Kesehatan Saluran Cerna Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal
Ilustrasi Saluran Pencernaan Anak yang Sehat (Freepik)

Suara.com - Ada banyak faktor penting untuk menjadikan anak tumbuh hebat. Selain memastikan anak mendapatkan nutrisi optimal, imunisasi lengkap, dan stimulasi tepat, Dokter Spesialis Anak, dr. Ria Yoanita, SpA juga menyebut jika kondisi saluran cerna si Kecil juga oerlu menjadi perhatian. 

Para ahli kesehatan, kata dia telah sepakat bahwa saluran cerna merupakan organ yang berperan paling penting dan berkembang pesat pada masa awal kehidupan anak.

"Saluran cerna mendukung tumbuh kembang optimal dan kesehatan holistik si Kecil serta sebagai fondasi utama kecerdasan anak," jelas dia dalam siaran pers 'Bebelac Tummyversity Educational Experience to Japan' yang Suara.com terima baru-baru ini.

Oleh karena itu, kata dis, orangtua perlu menjaga kesehatan saluran cerna si Kecil, karena ketika pencernaannya baik, maka anak akan ceria, semangat, lebih aktif dan berpikir kreatif (cerdas akal) dalam melakukan berbagai kegiatan yang menunjang perkembangannya sambil bermain bersama teman-teman (cerdas sosial). 

Selain itu,lLebih lanjut dr. Ria menambahkan, saluran cerna juga berperan penting untuk mencerna dan menyerap nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya.

Perlu diingat pula, kata dia jika masa awal kehidupan anak juga merupakan golden periode untuk perkembangan pencernaan. Karena itu, nutrisi memiliki peran penting untuk mengoptimalkan saluran cerna, jadi pastikan si Kecil mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang. 

"Salah satu nutrisi penting untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah prebiotik yang berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan si Kecil," kata dia lagi.

Prebiotik juga menjaga jumlah bakteri baik dalam usus tetap seimbang, sehingga si Kecil perlu diberikan asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam makanan sumber serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian.

Selain itu, prebiotik juga bersumber dari nutrisi lain, seperti susu pertumbuhan yang disuplementasi prebiotik untuk anak diatas satu tahun. Dengan asupan nutrisi yang kaya serat prebiotik, kesehatan pencernaan si Kecil dapat terjaga, sehingga mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung kebiasaan buang air besar secara teratur. 

baca juga
Ilustrasi Pertumbuhan Optimal Anak (Dok. Bebelac)
Ilustrasi Pertumbuhan Optimal Anak (Dok. Bebelac)

Bagaimana cara kita mengetahui apakah saluran cerna si Kecil sudah sehat?

Ibu, kata dr. Ria bisa melihat dari feses si Kecil. Feses si Kecil yang normal adalah tanda saluran cernanya sehat. Feses yang normal bisa dilihat dari warna, tekstur, dan frekuensi (dikeluarkan secara rutin). 

Warna feses normal biasanya antara kuning, hijau, atau kecoklatan. Tekstur feses yang normal adalah lunak, tidak keras dan tidak cair. Frekuensi feses atau BAB yang normal adalah 1-2x sehari bagi si Kecil diatas 1 tahun.

"Agar lebih praktis bagi Ibu, sekarang sudah ada alat skrining feses berbasis AI yang akurat, yang bisa membantu Ibu untuk memahami kondisi feses dan memonitor kesehatan pencernaan si Kecil," kata dia.

Untuk mendukung Ibu-ibu dalam memonitor kesehatan pencernaan si Kecil, Bebelac juga telah menghadirkan Bebejourney dengan ‘AI Poop Tracker’, yaitu tools pertama di Indonesia berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dan memonitor kesehatan pencernaan anak secara mudah di mana saja dan kapan saja, hanya dengan foto feses melalui handphone. 

Ibu bisa langsung memfoto feses dengan perangkat ibu masing-masing, upload fotonya ke AI Poop Tracker, dan dalam 60 detik Ibu mendapatkan hasil dengan akurasi 95% dan rekomendasi dari ahli kesehatan saluran cerna anak, termasuk rekomendasi nutrisi dan kapan harus ke dokter jika feses-nya tidak normal.

Mendukung ibu belajar tentang bagaimana kesehatan saluran cerna nerperan besar untuk anak, Bebelac baru saja mengadakan program ‘Bebelac Tummyversity Educational Experience to Japan’ yang berlangsung pada 1 - 7 Desember 2024 di Jepang. 

Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman trip yang edukatif sekaligus eksplorasi dan menstimulasi kecerdasan anak dengan harapan anak dapat merasakan pengalaman yang mendidik dan membantu mereka untuk tumbuh menjadi anak hebat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Coret Nama Lolly dari Daftar Ahli Waris, Nikita Mirzani Berubah Pikiran: Jatah Dia Paling Besar

Sempat Coret Nama Lolly dari Daftar Ahli Waris, Nikita Mirzani Berubah Pikiran: Jatah Dia Paling Besar

Entertainment | Senin, 09 Desember 2024 | 13:09 WIB

Nikita Mirzani Buka Restoran Mie Ayam, Jadi Warisan Buat Lolly

Nikita Mirzani Buka Restoran Mie Ayam, Jadi Warisan Buat Lolly

Entertainment | Senin, 09 Desember 2024 | 11:49 WIB

Dampak Beauty Standard Media Sosial terhadap Kepercayaan Diri Anak Muda

Dampak Beauty Standard Media Sosial terhadap Kepercayaan Diri Anak Muda

Your Say | Senin, 09 Desember 2024 | 11:15 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×