Memperingati Hari Palang Merah Indonesia Tiap 3 September, Begini Sejarah Awal PMI

Indotnesia

Sabtu, 03 September 2022 | 13:25 WIB
Memperingati Hari Palang Merah Indonesia Tiap 3 September, Begini Sejarah Awal PMI
Sejarah Palang Merah Indonesia sudah bermula sejak sebelum Perang Dunia II. (Instagram/@palangmerah_indonesia)

Indotnesia - Setiap 3 September, kita memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI). Seiring perkembangannya, PMI telah berhasil menyalurkan jutaan kantong darah setiap tahunnya.

Sejarah PMI bermula sejak sebelum Perang Dunia II. Melansir situs resmi PMI, Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie (Nerkai) pada 21 Oktober 1973.

Namun, organisasi tersebut dibubarkan ketika Jepang menduduki Indonesia. Sebelumnya, sekitar tahun 1932, Dr. RCL Senduk dan Dr. Bahder Djohan mempelopori berdirinya PMI, yang seketika mendapat dukungan dari kalangan terpelajar.

Mereka membawa rancangan PMI ke sidang Konferensi Nerkai pada 1940. Meski ditolak mentah-mentah, rancangan itu tetap disimpan sampai ada kesempatan.

Ketika Jepang menjajah, mereka berupaya membentuk Badan Palang Merah Nasional. Lagi-lagi, rancangan tersebut ditolak dan berakhir dengan disimpan kembali.

Seiring perjuangan para pahlawan, Indonesia pun merdeka pada 17 Agustus 1945. Kala itu, Presiden Soekarno meminta pembentukan Palang Merah Nasional, tepatnya pada 3 September 1945 atau 17 hari setelah proklamasi kemerdekaan.

Perintah presiden kemudian terwujud. Diawali dengan mengumpulkan orang-orang yang kompeten oleh Menteri Kesehatan RI Kabinet I Dr Buntaran.

Pada 5 September 1945, ia membentuk Panitia 5, yakni dr R. Mochtar (Ketua), dr. Bahder Djohan (penulis), dan dr Djuhana, dr Marzuki, serta dr. Sitanala sebagai anggota.

Pada 17 September 1945, Perhimpunan Palang Merah Indonesia resmi berdiri, dengan Drs. Mohammad Hatta sebagai ketua. Belanda pun membubarkan Nerkai pada 16 Januari 1950 dan menyerahkan asetnya kepada PMI.

baca juga

PMI mendapat pengakuan internasional oleh Komite Palang Merah Internasional (ICRC) karena membantu korban perang revolusi kemerdekaan dan pengembalian tawanan perang sekutu dan Jepang.

Pada 15 Juni 1950, PMI resmi menjadi anggota Palang Merah Internasional. Pada 2018, PMI menjadi organisasi kemanusiaan yang berstatus hukum dan terbit UU No.1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

Lalu, apa saja tugas Palang Merah Indonesia? Berikut tugas-tugas PMI, seperti dikutip dari situs resmi PMI:

- Membantu korban konflik bersenjata, kerusuhan dan lainnya
- Memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
- Melakukan pembinaan relawan
- Melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan Kepalangmerahan
- Menyebarluaskan informasi terkait kegiatan Kepalangmerahan
- Membantu penanganan musibah bencana di dalam dan di luar negeri
- Membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial
- Melaksanakan tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan oleh pemerintah

Saat ini, PMI diketuai oleh Jusuf Kalla. Pelayanannya sudah tersebar di 34 provinsi, 497 kabupaten/kota, 3.406 kecamatan, dan 250 unit donor darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Penting di Bulan September 2022, Ada yang Tanggal Merah?

Hari Penting di Bulan September 2022, Ada yang Tanggal Merah?

Serang | Kamis, 01 September 2022 | 19:22 WIB

Viral Pria Ini Dapat Bingkisan Donor Darah Mewah Bak Menang Doorprize

Viral Pria Ini Dapat Bingkisan Donor Darah Mewah Bak Menang Doorprize

Your Say | Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:52 WIB

Hari Donor Darah Sedunia 2022: Simak Syarat dan Proses Donor Darah yang Mudah

Hari Donor Darah Sedunia 2022: Simak Syarat dan Proses Donor Darah yang Mudah

Indotnesia | Selasa, 14 Juni 2022 | 14:09 WIB

Terkini

Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar

Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU

BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:00 WIB

Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok

Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok

Riau | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:58 WIB

Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern

Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern

Bekaci | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air

Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air

Sport | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:52 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi

Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:44 WIB

×