Sedang Populer di Kalangan Anak-anak, Apa Itu Mainan Lato-lato?

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 28 Desember 2022 | 16:50 WIB
Sedang Populer di Kalangan Anak-anak, Apa Itu Mainan Lato-lato?
Mengenal mainan lato-lato yang sedang populer di kalangan anak-anak hingga orang dewasa. (Instagram/ cfd.colomadu.gallery)

Indotnesia - Mainan anak lato-lato saat ini sedang populer, bahkan Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak mau ketinggalan menjajal permainan jadul tersebut saat agenda kunjungan peresmian pasar di Subang, Jawa Barat, Selasa (27/12/2022).

Sedangkan di media sosial, banyak orang mulai dari anak-anak hingga kalangan orang dewasa mengunggah video saat mereka memainkan lato-lato atau juga dikenal dengan sebutan permainan nok-nok.

Meski kini sedang viral dan jadi permainan yang menjadi tren di kalangan masyarakat, sebenarnya lato-lato telah ada dan pernah populer sekitar tahun 90-an hingga awal 2000-an.

Permainan yang memiliki julukan berbeda di sejumlah wilayah Indonesia ini, ternyata berasal dari luar negeri.

Lalu, bagaimana sejarahnya hingga populer di Indonesia dan bisa kembali viral di era perkembangan gim teknologi saat ini? SImak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal Mainan Anak Lato-lato

Dilansir dari berbagai sumber, mainan lato-lato pertama kali muncul pada tahun 1960-an dan populer di Amerika Serikat dengan sebutan clackers ball.

Clackers ball atau lato-lato adalah pendulum dengan dua bola pemberat yang digantung dengan tali sederhana dan terdapat cincin di atasnya, lalu dibenturkan bersamaan hingga menciptakan suara ‘nok-nok’.

Tujuan permainan ini adalah untuk hiburan atau kepuasan, terutama saat dua bola saling beradu cepat dan memunculkan bunyi beruntun yang dapat membuat pemainnya merasa senang ketika berhasil.

Pada awal popularitasnya, lato-lato di Amerika Serikat dibuat dengan kaca. Namun, karena memiliki tingkat bahaya lebih besar dan memicu cedera karena dapat mudah pecah, bahan utama mainan ini pun diganti dengan bola plastik seperti saat ini.

Di Indonesia, mainan lato-lato pertama kali mulai populer di kalangan masyarakat pedesaan sekitar era tahun 90-an dan memiliki julukan yang berbeda-beda di sejumlah daerah.

Julukan lato-lato berasal dari bahasa Bugis, lalu berubah jadi katto-katto di Makassar, dan dijuluki sebagai permainan tek-tek di daerah Jawa Tengah.

Untuk mendapatkan kepuasan saat bermain lato-lato, kamu perlu mahir dalam mengadu dua bola hingga menghasilkan suara benturan yang seirama.

Berikut tips cara main lato-lato yang dapat kamu lakukan, seperti dilansir dari Suara.com:

1. Pastikan kedua bola berada di posisi sama dan seimbang pada awal permainan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sedih! Deretan Kisah Viral Paling Ngenes Sepanjang 2022, dari Batal Nikah Hingga Jadi Sadboy

Sedih! Deretan Kisah Viral Paling Ngenes Sepanjang 2022, dari Batal Nikah Hingga Jadi Sadboy

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:08 WIB

Terkini

Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti

Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:20 WIB

5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!

5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:20 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:02 WIB

Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot

Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:00 WIB

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:55 WIB

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:50 WIB

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:48 WIB

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:42 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB