Isu Kasus Penculikan Anak di DIY Merebak, Sultan: Ndak Usah Panik

Indotnesia

Jum'at, 03 Februari 2023 | 13:31 WIB
Isu Kasus Penculikan Anak di DIY Merebak, Sultan: Ndak Usah Panik
Guberbur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (Instagram/@humasjogja)

Indotnesia - Isu kasus penculikan anak belum lama ini ramai menjadi perhatian publik, termasuk juga di Yogyakarta. Untuk itu, Sri Sultan Hamengku Buwono  X meminta masyarakat untuk tidak panik.

Sebelumnya, tiga bocah SD di Maguwoharjo, Sleman nyaris menjadi korban penculikan pada (29/1/2023). Kabar soal dugaan aksi penculikan lantas menyebar ke masyarakat hingga membuat heboh.

Atas isu dugaan penculikan tersebut, Sri Sultan meminta kepada masyarakat Jogja untuk tenang dan tetap waspada.

"Jangan digede-gedekke, karena itu nanti akan menumbuhkan gejolak rasa khawatir publik, juga ndak usah panik. Karena kalau isu seperti itu juga hanya menimbulkan kepanikan warga, yang sebetulnya belum tentu terjadi," kata Sri Sultan seperti dikutip dari Instagram @jogjainfo, Kamis (2/2/2023).

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mengeluarkan SE bagi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk meningkatkan pengawasan sebagai upaya pengamanan di sekolah-sekolah.

"Sekolah perlu diminta menyiapkan petugas [untuk] bisa melakukan pemantauan di sekolah. Entah guru atau siapa ikut mengawasi siswa di waktu pulang sekolah sehingga mereka bisa mengenali siapa yang biasa menjemput siswa," kata Didik seperti dikutip dari Instagram @jogjainfo, Rabu (1/2/2023).

Selain itu, Didik mengatakan akan kembali menggalakkan program Dua Polisi Satu Sekolah. 

"Polisi sekolah, itu kan sudah kita jalankan satu sekolah dua polisi. Salah satunya membantu itu tadi dan keamanan sekolah itu masih jalan,” katanya.

Program ini bertujuan untuk memberikan pengarahan kepada para guru untuk dapat mengimbau peserta didiknya terutama yang berada di tingkat SD, TK, atau PAUD untuk selalu berhati-hati dan tidak berbicara dengan orang lain jika belum dijemput.

baca juga

Sementara, Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan pihak kepolisian akan melakukan patroli di jam-jam pulang sekolah untuk mencegah aksi penculikan.

"Kemarin saya sudah perintahkan dengan meningkatkan patroli di jam jam pulang sekolah khususnya SD dan TK atau Paud," ungkap Suwondo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pastikan Tak Ada Kasus Penculikan Anak di Jember, Kapolres Imbau Masyarakat Tak Panik

Pastikan Tak Ada Kasus Penculikan Anak di Jember, Kapolres Imbau Masyarakat Tak Panik

Malang | Jum'at, 03 Februari 2023 | 11:26 WIB

Sekda Badung Minta Masyarakat Waspada Potensi Penculikan Anak Saat Pulang Sekolah

Sekda Badung Minta Masyarakat Waspada Potensi Penculikan Anak Saat Pulang Sekolah

Bali | Jum'at, 03 Februari 2023 | 10:49 WIB

Baru Dibuka, Transaksi UMKM di TRAVEX Forum Bisnis Pelaku Pariwisata Anggota ASEAN Sudah Capai Rp1,4 Miliar

Baru Dibuka, Transaksi UMKM di TRAVEX Forum Bisnis Pelaku Pariwisata Anggota ASEAN Sudah Capai Rp1,4 Miliar

Jogja | Kamis, 02 Februari 2023 | 19:21 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×