Dear Turis, Stop Naik Gajah Kalau Nggak Mau Mereka Kayak Gini

Indotnesia

Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:01 WIB
Dear Turis, Stop Naik Gajah Kalau Nggak Mau Mereka Kayak Gini
Gajah di Thailand berusia 71 tahun bernama Pai Lin ini mengalami kecacatan pada tulung punggungnya setelah puluhan tahun dinaikki turis. (WFFT via CNN)

Indotnesia - Kebun binatang menjadi salah satu tempat untuk mengenalkan satwa ke anak-anak. Tak jarang, orang dewasa juga senang mengunjungi kebun binatang dan berinteraksi dengan mereka, salah satunya dengan menaikki gajah.

Sebagai hewan yang besar dan berbelalai panjang, gajah menjadi binatang yang menarik untuk dilihat, bahkan ditunggangi. 

Tapi baru-baru ini, Wildlife Friends Foundation di Thailand (WFFT) mengunggah sebuah foto seekor gajah betina berusia 71 tahun bernama Pai Lin.

Jika diamati secara seksama, foto itu memperlihatkan tubuh Pai Lin yang berbeda dengan gajah lainnya. Dia mengalami kecacatan pada tulang punggungnya setelah 25 tahun bekerja di industri pariwisata.

Melansir CNN, Jumat (10/3/2023), Pai Lin dipaksa untuk membawa hingga enam turis dalam sekali waktu. Meski gajah dikenal karena ukuran dan kekuatannya, turis yang naik ke punggung hewan itu dapat berakibat besar.

"Punggung Pai Lin masih memiliki bekas luka dari tekanan yang begitu lama," tulis WFFT.

"Tekanan yang terus menerus pada tubuh gajah dapat merusak jaringan dan tulang punggung mereka, menyebabkan kerusakan fisik yang nggak dapat diperbaiki pada tulang belakang mereka," jelas kelompok itu.

Direktur dan Pendiri WFFT Edwin Wiek mengatakan Pai Lin tiba di tempat perlindungan lembaga itu pada 2006 setelah bekerja di industri pariwisata Thailand.

"Dia ditinggalkan oleh pemilik sebelumnya yang merasa dia terlalu lamban dan selalu kesakitan serta nggak bisa bekerja lagi dengan baik," ujarnya.

baca juga

Kisah Pai Lin menjadi peringatan kepada kita semua untuk meningkatkan kesadaran tentang fenomena kekejaman terhadap gajah, termasuk mengingatkan orang untuk tidak menungganginya.

Naik gajah menjadi salah satu atraksi populer di Asia Tenggara yang menarik para turis. Namun, para aktivis menilai tindakan tersebut sebagai bentuk dari kekerasan terhadap hewan karena tubuh mereka diciptakan bukan untuk ditunggangi.

Gajah juga sering disalahgunakan dan dieksploitasi di industri lain seperti penebangan. Banyak gajah yang mati karena kelelahan dan kekurangan gizi karena mereka bekerja sampai mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Jadi Tempat Budidaya Edelweis Rawa, Ada Wisata Apa di Ranca Upas?

Selain Jadi Tempat Budidaya Edelweis Rawa, Ada Wisata Apa di Ranca Upas?

Indotnesia | Rabu, 08 Maret 2023 | 15:46 WIB

Mengenal Pacitan, Kota Kecil di yang Dikenal Lewat Keindahan Alamnya

Mengenal Pacitan, Kota Kecil di yang Dikenal Lewat Keindahan Alamnya

Indotnesia | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:04 WIB

Turis Asing Tuduh Warga Desa Wisata Sade Lakukan Penipuan, Menparekraf Beri Klarifikasi

Turis Asing Tuduh Warga Desa Wisata Sade Lakukan Penipuan, Menparekraf Beri Klarifikasi

Indotnesia | Rabu, 21 Desember 2022 | 14:31 WIB

Terkini

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Bogor | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:19 WIB

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:18 WIB

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:17 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Banten | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:08 WIB

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Foto | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung

Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:05 WIB