Kasus Melonjak dalam 10 Tahun, Sadari Cara Mencegah Obesitas

Indotnesia

Selasa, 11 Juli 2023 | 11:05 WIB
Kasus Melonjak dalam 10 Tahun, Sadari Cara Mencegah Obesitas
Obesitas atau kegemukan dapat menganggu kesehatan seseorang, termasuk kesehatan mental, (Pexels/Towfiqu Barbhuiya)

Indotnesia - Kasus obesitas di Indonesia mengalami lonjakan signifikan dalam 10 tahun, yakni dari 10,5% pada 2007 menjadi 21,8% pada 2018. Data tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan pada akhir pekan lalu.

Melansir dari Antara, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Eva Susanti mengatakan obesitas terkait dengan berbagai faktor seperti asupan energi, perubahan pola makan, urbanisasi, dan berkurangnya aktivitas fisik.

“Obesitas saat ini telah digolongkan sebagai penyakit yang perlu diintervensi secara komprehensif,” katanya.

Bahkan, obesitas telah menjadi masalah global yang mengancam kesehatan masyarakat. Pada 2030, satu dari lima perempuan dan satu dari 7 pria di dunia diperkirakan akan hidup dengan obesitas.

Jumlah tersebut setara dengan lebih dari satu miliar penduduk Bumi. Seperti diketahui, obesitas memiliki dampak buruk bagi kesehatan seperti diabetes melitus, jantung, kanker, hipertensi, dan penyakit metabolik maupun non-metabolik lainnya.

Lalu, sebenarnya bagaimana cara mencegah obesitas? Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan, berikut empat cara pencegahan obesitas:

  1. Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, termasuk buah dan sayur minimal 5 porsi per hari
  2. Batasi konsumsi gula, garam, dan lemak, seperti pedoman harian yang dianjurkan:
    Gula maksimal 4 sendok makan atau 50 gram
    Garam maksimal 1 sendok teh atau 2 gram per hari
    Lemak maksimal 5 sendok makan atau 67 gram per hari
  3. Rajin melakukan aktivitas fisik atau olahraga, seperti jalan kaki, membersihkan rumah, dan jenis olahraga lainnya. Untuk olahraga, harap dilakukan secara baik, benar, teratur, dan terukur
  4. Menjaga berat badan supaya tetap ideal sehingga nggak berisiko terhadap kesehatan. Indeks Massa Tubuh (IMT) yang disarankan sekitar 18-23 kg/m2.

Untuk menentukan IMT bisa dilakukan dengan rumus membandingkan Berat Badan dan Tinggi Badan, yakni:

IMT= BB (kg)/TB2 (meter)

Apabila sudah melebihi dari 27 kg/m2 maka sudah masuk kategori obesitas. Sementara 25-27 kg/m2 masuk kategori kegemukan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merebak di Gunung Kidul, Bagaimana Cara Pencegahan Antraks?

Merebak di Gunung Kidul, Bagaimana Cara Pencegahan Antraks?

Indotnesia | Jum'at, 07 Juli 2023 | 16:21 WIB

Hari Ciuman Sedunia, 10 Manfaat Kesehatan Mencium Orang Terkasih

Hari Ciuman Sedunia, 10 Manfaat Kesehatan Mencium Orang Terkasih

Indotnesia | Kamis, 06 Juli 2023 | 15:35 WIB

STOP! Kenali Dampak Bullying Pada Anak

STOP! Kenali Dampak Bullying Pada Anak

Indotnesia | Selasa, 04 Juli 2023 | 15:02 WIB

Terkini

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:17 WIB

×