Dianggap Sakral di Keraton Surakarta, Ternyata Ini 5 Keunikan Kebo Bule

Indotnesia | Suara.com

Selasa, 18 Juli 2023 | 16:54 WIB
Dianggap Sakral di Keraton Surakarta, Ternyata Ini 5 Keunikan Kebo Bule
Kerbau bule atau kebo bule merupakan salah satu pusaka yang dimiliki oleh Keraton Kasunanan Yogyakarta. (Twitter/Gibran Rakabuming)

Indotnesia - Setiap memasuki tahun baru kalender Jawa atau 1 Suro, Keraton Kasunanan Surakarta menggelar kirab pusaka malam dengan mengarak kebo bule atau kerbau bule keturunan Kyai Slamet. 

Tahun ini, tepatnya pada 1 Suro Jimawal 1957, kirab kebo bule akan digelar pada Rabu, 19 Juli 2023 malam, mulai pukul 23.00 WIB. Masyarakat dapat mengikuti kirab ini di sepanjang rute yang dilewati, yakni Supit Urang, Jalan Pakubuwana, Gapura Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi dan kembali ke Keraton Solo.

Ada kisah menarik dari eksistensi kebo bule yang dianggap sakral ini. Berikut 5 fakta menarik tentang kebo bule milik Keraton Kasunanan Surakarta:

1. Hewan Kesayangan Paku Buwono II

Melansir Suara.com, kebo bule ini termasuk salah satu pusaka penting milik keraton. Leluhur dari kebo bule yang sekarang ini merupakan hewan kesayangan Paku Buwono II. Nenek moyang kerbau ini punya warna kulit yang khas, yakni putih agak kemerah-merahan sehingga dijuluki sebagai kerbau bule. 

2. Hadiah dari Bupati Ponorogo

Mengutip situs Pemerintah Kota Surakarta, kebo bule ini dulunya adalah pemberian Bupati Ponorogo Kyai Hasan Besari Tegalsari sebagai hadiah untuk Paku Buwono II, yang berhasil merebut kembali Keraton Kartasura dari pemberontak Pecinan. 

Dari situlah kemudian kerajaan hijrah dari Kartasura ke Desa Sala pada Februari 1745. Kerbau ini diberikan sebagai pengawal tombak dari Kyai Slamet.

3. Penentu Lokasi Keraton yang Baru

Uniknya, penentuan lokasi keraton yang baru juga nggak lepas dari peran sang kerbau bule. Pasalnya, saat pemindahan kerajaan, kerbau dilepas dan dibiarkan berjalan tanpa diarahkan. 

Sampai akhirnya, kerbau berhenti di tempat yang sekarang ini menjadi lokasi berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta. 

4. Lambang Rakyat Kecil

Hadiah dari Bupati Ponorogo untuk Paku Buwono II ini ternyata punya makna tersendiri, yakni lambang rakyat kecil terutama kaum petani. Selain itu, kebo bule juga diyakini dapat mengusir roh jahat atau menghilangkan niatan buruk. 

Hewan ini juga menjadi pengingat bahwa manusia haruslah memiliki akal budi dan jangan sampai berpikir bodoh seperti kerbau. 

5. Penyebab Kerbau Berwarna Putih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Mitos Soal Malam 1 Suro, Disebut Sebagai Hari Makhluk Gaib Keluar

3 Mitos Soal Malam 1 Suro, Disebut Sebagai Hari Makhluk Gaib Keluar

| Selasa, 18 Juli 2023 | 11:21 WIB

Populer di Indonesia, Ini 5 Alasan Kenapa Drakor Menarik untuk Ditonton

Populer di Indonesia, Ini 5 Alasan Kenapa Drakor Menarik untuk Ditonton

| Selasa, 27 Juni 2023 | 14:27 WIB

Benarkah Duduk di Depan Pintu Bisa Menghalangi Jodoh?

Benarkah Duduk di Depan Pintu Bisa Menghalangi Jodoh?

| Minggu, 18 Juni 2023 | 13:24 WIB

Terkini

Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor

Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor

Jabar | Jum'at, 08 Mei 2026 | 00:59 WIB

Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!

Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!

Bogor | Jum'at, 08 Mei 2026 | 00:12 WIB

Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden

Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:47 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak

Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:35 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai

Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai

Kalbar | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:23 WIB

Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan

Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:49 WIB

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39 WIB