Indotnesia - Tanggal 1 Agustus momen yang memperingati banyak hari besar. Mulai dari Girlfriend Day, Hari Asi Sedunia, hingga Hari Kanker Paru-paru Sedunia.
Berbicara soal paru-paru, merupakan organ yang sangat penting bagi kita. Pasalnya, manusia menggunakan paru-paru sebagai sistem pernapasannya.
Saat manusia bernapas, paru-paru bekerja menukar oksigen dari udara dengan karbonmonoksida dari darah. Dalam sehari tubuh membutuhkan sekitar 550 liter oksigen.
Paru-paru yang sehat dapat bekerja dengan maksimal yaitu memenuhi kebutuhan oksigen untuk darah. Hal itu berdampak pada kesehatan tubuh.
Berdasarkan data Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) 2020 kanker paru-paru jadi urutan kedua yang banyak diderita.
Di urutan pertama ada urutan pertama, diperkirakan 2,3 juta kasus baru (11.7 persen), diikuti kanker paru (11.4 persen), kolorektal (10.0 persen), prostat (7.3 persen), dan kanker lambung (5.6 persen).
Sementara di Indonesia kanker paru-paru berada di posisi ketiga dengan jumlah kasus mencapai 8 8 persen.
Oleh karena itu, kita harus menjaga paru-paru tetap sehat agar dapat bekerja dengan maksimal.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kanker paru-paru jadi salah satu penyebab kematian utama di dunia.
Baca Juga: Siapa Suami Pinkan Mambo yang Disebut Lakukan Pelecehan Pada Anak Mereka?
Melansir laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), ada sejumlah gaya hidup yang perlu diterapkan guna menjaga kesehatan paru-paru.
1. Berhenti merokok
2. Menjauhi asap rokok
3. Mencuci tangan dengan air dan sabun
4. Menjaga kebersihan udara
5 Menghindari polisi udara