Dugaan kasus rasisme terjadi di laga BRI Liga 1 antara Barito Putera vs PSS Sleman di Stadion Demang Lehman, Martapura, Selasa (31/01/23). Kasus itu melibatkan kapten Barito Putera, Bayu Pradana dan winger PSS Sleman, Todd Ferre. Kasus itu menjadi bola liar dan kini merugikan keduanya.
Dalam laga itu, Todd Ferre mendapatkan kartu merah dari wasit setelah memukul Bayu Pradana.
Sementara melalui akun Instagram PSS Sleman, Jumat (3/2/2023), Todd Ferre akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi kejadian di lapangan.
Mantan pemain Timnas U-19 itu dengan gamblang mengaku mendapat ucapan rasis dari kapten Barito Putera.
"Saya mendapatkan perkataan rasis yang membuat saya emosi dan lepas kontrol," ucap Todd Ferre dalam pernyataan di Instagram PSS Sleman yang dilansir, Minggu (5/2/2023).
Mendengar pernyataan tersebut, Bayu Pradana membuat klarifikasi bahwa tak ada ucapan rasis kepada Todd Ferre.
"Dalam pertandingan itu, dalam kejadian itu, saya tidak sedikit pun mengungkap kata rasisme yang tertuju kepada Todd Ferre. Saya pun berani mempertaruhkan karier sepak bola profesional saya, apabila saya terbukti mengucapkan kata rasis yang tertuju pada saudara saya Todd Ferre," jelasnya.
Tak pelak, Todd Ferre pun mendapat hardik dari warganet di kolom komentar soal tuduhan rasis tersebut.
"Kalau sampai ini cuma fitnah malu gak nih? Makanya jangan asal percaya, coba aja dengar pernyataan mas Bayu Pradana di akun resminya Barito. Padahal sangat jelas pada saat kejadian juga wasit sangat dekat dan terlihat tidak ada indikasi rasis. Pertanyaanya kenapa sekarang malah bilang ada rasis? Jangan menjadikan pembelaan kalau memang pemainya yang memang sudah tabiat seperti itu," tulis @rahmana***.
Baca Juga: Link Nonton Babylon Sub indo Gratis Kualitas HD, Simak Dulu Artikelnya!
"Todd jangan fitnah, coba rasisnya gimana?," timpal @nasirf***.
"Lah membela diri nih biar nggak dapet tambahan sanksi komdis kah? Ibarat kalau ada rasis di situ pasti mas Bayu Pradana dapat kartu juga dari wasit soalnya dekat sekali," tambah @sopbu****.
"Pemain yang berlindung dibalik kata rasis dan gak berani menaruhkan karir profesionalnya demi kebenaran," tulis @gt.wil***.
"Banyak alasan, tidak profesional," timpal @muha***.